Oknum PNS Mentawai Diamankan Satpol PP Bersama Teman Prianya

Melda
By Melda Maret 3, 2017 16:02
Lokasi Kejadian di Dusun Turonia Km.2 Tuapeijat. (ers)

Lokasi Kejadian di Dusun Turonia Km.2 Tuapeijat. (ers)

TUAPEIJAT – Diduga melakukan perbuatan mesum, Satuan Petugas Satpol PP Kabupaten Kepulauan Mentawai mengamankan salah seorang PNS Pemkab Mentawai berinisial IP (39). IP bersama pasangan prianya berinisial RT (38) diamankan Kamis (2/3) sekira pukul 01.10 WIB dini hari di Dusun Karoniet Desa Tuapeijat  km. 2 Kecamatan Sipora Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Menurut keterangan Kasi Ops Satpol-PP dan Damkar Mentawai, Sempurianus Saogo, IP merupakan salah satu pegawai di Kecamatan Sipora Utara dengan jabatan Kasubag Umum dengan status menjanda. Kejadian tersebut didapatkan saat menerima kunjungan laki-laki yang bukan muhrimnya di luar batas jam bertamu.

Saat aksi penggrebekan, memang tidak ditemukan keduanya dalam kondisi ‘mesum’. Namun, dari gelagat kedua pasangan, ada tanda-tanda akan melakukan perbuatan yang melanggar norma-norma agama dan adat budaya karena saat kejadian sudah di atas jam 12 malam.

“Curiga wajar saja, apalagi bukan muhrimnya,” kata Sempurianus kepada padangmedia.com, Jumat (3/3).

Saat kejadian, katanya, RT sempat berusaha melarikan diri. Sempat terjadi aksi kejar-kejaran. Namun, dalam selang waktu 10 menit, petugas berhasil menangkap RT setelah jatuh di bandar sekitar lokasi kejadian.

Ahkirnya, keduanya di gelandang ke kantor Satpol PP dan Damkar untuk dilakukan interogasi dan membuat semacam perjanjian serta menandatangani surat pernyataan untuk tidak saling mengunjungi dan tidak menerima kunjungan pada waktu bukan jam bertamu. Karena, hal tersebut akan merusak lingkungan. 

“Sebelumnya, pasangan tersebut sudah lama diketahui oleh warga setempat. Karena sudah mulai merasa resah terhadap tindak tanduk pasangan itu, warga melaporkan kejadian ini kepada petugas kami. Tak lama kemudian, petugas Satpol PP langsung menyelidiki kebenaran laporan dari warga. Ternyata terbukti keduanya berada di lokasi kejadian,” jelasnya.

Dari laporan warga, IP dan RT sebelumnya sudah pernah melakukan perbuatan tidak senonoh sejak bulan Desember lalu, namun warga tidak ada melaporkan kejadian tersebut. IP sendiri telah mengakui perbuatannya. Atas perbuatannya, IP yang menjabat sebagai Kasubag Umum Kecamatan Sipora Utara itu harus mempertanggungjawabkan kepada atasannya yakni Camat Sipora Utara. Proses selanjutnya diserahkan sepenuhnya kepada atasannya, tutupnya. (ers)

Melda
By Melda Maret 3, 2017 16:02
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*