Nyaris Terjadi, Walikota Kecam Pernikahan Sejenis

Febry Chaniago
By Febry Chaniago Februari 14, 2016 20:52

Related Articles

PADANG – Walikota Padang Mahyeldi mengecam pernikahan sejenis. Hal itu sangat bertentangan dengan norma agama, bahkan dinilai tidak manusiawi.

Seperti santer diberitakan,  dua orang yang diketahui sama-sama berjenis kelamin wanita akan melangsungkan pernikahan di Kota Padang. Adalah Annisa N (26) warga Jati Koto Panjang Kecamatan Padang Timur akan menikahi Maya Mahatma Putri, SE (26). Pernikahan rencananya akan dilangsungkan di rumah mempelai “wanita” di Perumahan Rindang Alam, Kecamatan Pauh hari ini (Minggu, 14/2).

Mahyeldi menegaskan hal itu sudah di luar batas dan diluar kewajaran.

“Itu (pernikahan sejenis) sudah di luar batas. Tak bisa dibiarkan. Sungguh suatu kerusakan yang luar biasa bila sampai terjadi,” ungkap Mahyeldi, Minggu (14/2).

Mahyeldi mengaku sangat terkejut begitu mengetahui pemberitaan dari media massa beberapa hari lalu. Selaku Walikota ia tidak akan mentolerir pernikahan sejenis itu terjadi di Kota Padang.

“Sangat ironis, kita tengah menggiatkan pembangunan umat yang religius dan mencegah penyimpangan-penyimpangan perilaku,” katanya.

Mahyeldi mengatakan pernikahan sejenis melanggar norma agama dan budaya. Sikap tersebut dianggap sudah tidak manuasiawi.

“Saya rasa hewan sesama jenis saja tidak akan mau melakukan itu. Perilaku ini sangat menyimpang dari manusia dan ajaran agama,” tukasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pernikahan sesama jenis hampir dilangsungkan di Kota Padang. Dua pasangan wanita tersebut berhasil mengelabui KUA Padang Timur dan KUA Pauh yang menjadi tempat daerah asal keduanya.

Setelah ditelisik, akhirnya diketahui bahwa Annisa telah mengubah identitasnya menjadi seorang pria berinisial DMDI (26 Tahun) dengan maksud untuk mengelabui KUA di tempat tinggalnya.

Data di KUA Padang Timur dan Pauh sudah sesuai dengan prosedur. Keduanya telah mendapat surat pengantar nikah dari kelurahan setempat. Keduanya pun telah menjadwalkan kepada pihak KUA untuk menikah pada tanggal 14 Februari yaitu tepat pada hari Valentine.

Kabarnya dalam undangan pernikahan tersebut tertulis bahwa pernikahan akan dilangsungkan di Kompleks Rindang Alam, Pauh dan tidak ada satu pun warga yang diundang karena memang sengaja agar tidak ketahuan. (der)

Febry Chaniago
By Febry Chaniago Februari 14, 2016 20:52
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Loading...