Mentawai Gelar Aksi Nusantara Bersatu

Melda
By Melda November 30, 2016 15:21

Orasi Nusantara Bersatu di halaman kantor Bupati Mentawai, Rabu (30/11). (ers)

Orasi Nusantara Bersatu di halaman kantor Bupati Mentawai, Rabu (30/11). (ers)

MENTAWAI – Aksi Nusantara Bersatu digelar serentak di seluruh Indonesia hari ini, Rabu (30/11). Di Kabupaten Kepulauan Mentawai, apel Nusantara Bersatu dilaksanakannya pukul 10.30 WIB di halaman kantor Bupati yang dipimpin oleh tiga pilar yaitu, Bupati Mentawai, Dandim 0319 Mentawai dan Kapolres Mentawai.

Dalam apel bertema “Nusantara Bersatu, Indonesiaku, Indonesiamu, Indonesia kita bersama, Bhinneka Tunggal Ika” diikuti lebih kurang 565 orang dari kalangan Kodim, Polres, pers, utusan SKPD, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, ormas, pelajar dan OKP Kabupaten Kepulauan Mentawai.

“Orasi Nusantara Bersatu ini bertujuan untuk memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan bangsa dan menjaga keutuhan Negara Republik Indonesia (NKRI), khususnya di Bumi Sikerei,” kata Dandim Mentawai, Letkol.Inf.Fajar Tri Yulianto saat dihubungi padangmedia.com, Rabu (30/11) selaku pimpinan tiga pilar itu.

Dikatakan, saatnya masyarakat Mentawai menunjukkan Nusantara Bersatu. Masyarakat berkumpul dengan melakukan orasi seruan dalam Kebhinnekaan Tunggal Ika Cinta Damai untuk menunjukkan kepada semua bahwa Mentawai satu dengan mengenakan ikat kepala merah putih.

“Pada tema yang diusung hari ini, Nusantara Bersatu, Indonesia Milikku, Indonesia Milik Kita Bersama itulah Bhinneka Tunggal Ika mempunyai makna yang dalam. Oleh karena itu, kita tunjukkan bersama-sama kepada bangsa ini bahwa masyarakat Kabupaten Kepulauan Mentawai cinta damai dari keberagaman suku dan budaya yang ada di Bumi Sikerei sudah tercipta sejak dulu,” ujarnya.

Dandim Mentawai, Letkol.Inf. Fajar Tri Yulianto menghimbau agar masyarakat di Mentawai tak turut menyebarkan isu yang akan memecahkan antara kita melalui berita hoax lewat media sosial. Jangan sampai terprovokasi dengan isu yang berkembang di berbagai penjuru yang akan mengakibatkan perpecahan.

Dandim juga berpesan, walaupun saat ini di Mentawai akan diadakan pesta demokrasi Pilkada, tapi dalam politik tidak boleh memanas karena kita semua saudara. Lebih baik isi dengan kegiatan yang konstruktif, sehingga tidak muncul perselisihan di antara masyarakat sebagai daerah majemuk.

Diakatakan, saat ini Indonesia dihadapkan dengan berbagai aksi unjuk rasa yang bisa mengancam kesatuan dan persatuan bangsa. Oleh karena itu, dalam peningkatan ketahanan bangsa untuk menjaga keutuhan NKRI perlu dilakukan, khususnya di Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Seusai aksi Nusantara bersatu, berbagai rangkaian acara dilakukan seperti orasi tokoh-tokoh, penampilan kebudayaan yang ada di Bumi Sikerei, doa lintas agama dan pada penutup di semarakkan dengan tarian Gemu Fa Mi Re bersama-sama di halaman kantor bupati. (ers)

Melda
By Melda November 30, 2016 15:21
Loading...
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*