Menambang Pasir Tanpa Izin, Suami Pejabat di Agam Diringkus Polisi

Febry Chaniago
By Febry Chaniago August 10, 2017 19:13
Pelaku penambangan pasir tapa izin di Sungai Duku Jorong Bamban, Palembayang yang diringkus tim gabungan Polres Agam, Rabu (9/8). SAlah satu diantaranya diketahui sebagai suami seorang pejabat di Pemkab Agam. (fajar)

Pelaku penambangan pasir tapa izin di Sungai Duku Jorong Bamban, Palembayang yang diringkus tim gabungan Polres Agam, Rabu (9/8). SAlah satu diantaranya diketahui sebagai suami seorang pejabat di Pemkab Agam. (fajar)

AGAM – Tim Gabungan Kepolisian Resor (Polres) Agam meringkus F (51) dan A (48) serta PI (37). Ke tiganya ditangkap karena terlibat dalam kegiatan penambangan bahan galian C tanpa izin. F diketahui sebagai suami salah seorang pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Agam.

Mereka ditangkap di daerah Sungai Duku, Jorong Bamban, Nagari IV Koto, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Ke tiga orang tersebut kemudian digelandang ke Mapolres Agam.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Agam Iptu Muhammad Reza menerangkan, ke tiga orang tersebut ditangkap saat melakukan penambangan pasir di Sungai Duku Jorong Bamban. Kepolisian mendapat informasi dari masyarakat langsung membentuk tim bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

“Ke tiga orang ini ditangkap ketika tengah melakukan penambangan pasir di Sungai Duku. Sebelumnya kami mendapatkan informasi dari masyarakat mengenai aktifitas penambangan ilegal tersebut dan langsung melakukan penyelidikan,” katanya, Kamis (10/8).

Dia menambahkan, F merupakan pemilik mesin dompeng dan yang dipergunakan untuk menyedot pasir. Dia membenarkan bahwa F merupakan suami salah seorang pejabat di lingkup Pemkab Agam. F sempat melarikan diri setelah tertangkap namun kembali menyerahkan diri.

Sedangkan dua orang lainnya berperan sebagai pengelola dan pekerja, warga Jorong Bamban Nagari IV Palembayan Kecamatan Palembayan. Dalam melakukan kegiatan penambangan pasir, mereka menggunakan mesin dompeng.

Reza menyebutkan, perbuatan ke tiga pelaku melanggar pasal 158 UU nomor 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Minerba. Selain mengamankan ke tiga pelaku, tim gabungan juga menyita satu unit mesin dompeng dan tiga unit dumptruk yang sedang memuat pasir hasil penambangan. Saat ini, F, A dan PI serta  bersama barang bukti yang disita diamankan di Mapolres Agam. (fajar)

Febry Chaniago
By Febry Chaniago August 10, 2017 19:13
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*