Masih Kelas IV SD, Gadis Kecil Ini Sudah Lahirkan Sebuah Buku

Febry Chaniago
By Febry Chaniago January 12, 2017 13:44
Syadza Hanifa Putri ditemani Wakil Kepala SDN 01 Sawahan Eliwati menunjukkan buku karangannya. (dio)

Syadza Hanifa Putri ditemani Wakil Kepala SDN 01 Sawahan Eliwati menunjukkan buku karangannya. (dio)

PADANG – Menakjubkan, seorang Siswa Kelas IV Sekolah Dasar (SD) di Padang, Sumatera Barat sudah berhasil menerbitkan sebuah buku. Buku tersebut merupakan karangan sendiri, berisi cerita anak-anak.

Keberhasilan bocah ini sungguh di luar dugaan banyak orang. Bahkan, guru-gurunya di sekolah pun hampir tak percaya dengan kemampuan sang anak.

Adalah Syadza Hanifa Putri, siswi Kelas IV SDN 01 Sawahan, Kecamatan Padang Timur Kota Padang. Dalam usianya yang baru 9 tahun jalan, putri pasangan Hanafi dan Imelda ini telah membukukan buah karyanya berjudul Petualangan Putri Stroberi dan Milk.

Guru-guru SDN 01 Sawahan terkejut ketika satu dari buku cerita dongeng setebal 168 halaman itu diserahkan Syadza untuk perpustakaan sekolah. Para guru tidak menyangka, Syadza yang dikenal pendiam itu telah membuat sebuah karya yang begitu hebat untuk anak seusianya.

Kepada wartawan, Syadza bercerita, buku tersebut merupakan karangannya sendiri. Untuk pencetakan, ia dibantu oleh sang ayah, Hanafi. Ia mulai mengarang buku tersebut sejak kelas II.

“Karangan sendiri, sejak Kelas II. Yang mencetak adalah Ayah,” ungkap Syadza polos saat ditemui di sekolahnya, Kamis (12/1).

Syadza mengaku sudah terobsesi menulis sebuah buku cerita sejak kecil. Dia sering diceritakan oleh ayahnya tentang banyak cerita anak-anak. Pengetahuannya tentang berbagai cerita anak-anak semakin lengkap ketika dia mulai bisa membaca.

Dalam buku Petualangan Putri Stroberi dan Milk itu, Syadza bercerita tentang petualangan seorang anak perempuan dengan seekor kucing bernama Milk di dalam sebuah hutan. Anak perempuan tersebut memiliki kemampuan sihir dan baik hati. Ada 20 sub judul dalam buku karangan Syadza yang dicetak oleh Ikatan Keluarga Paninjauan Solok (IKPS) itu.

Gadis kecil yang pernah bersekolah di SDIT Al-Muhajjirin Pondok Kopi, Jakarta Timur ini bercita-cita menjadi penulis terkenal. Saat ini Syadza juga telah mempersiapkan penerbitan buku keduanya. Dia berharap, buku-bukunya dapat diterbitkan oleh perusahaan penerbitan besar dalam jumlah banyak sehingga dapat dibaca oleh seluruh anak di Indonesia.

Eliwati, Wakil Kepala SDN 01 Sawahan mengungkapkan keterkejutannya atas buah karya Syadza. Dia mengaku tidak menyangka sama sekali karena dalam keseharian Syadza adalah anak yang pendiam.

“Namun kami melihat memang Syadza rajin membaca,”ungkapnya.

Pihak sekolah baru mengetahui buku tersebut setelah disumbangkan oleh Syadza ke Perpustakaan sekolah. Menurutnya buku itu sangat bagus dan sangat disukai oleh murid-murid di sekolah tersebut. (feb)

Loading...
Febry Chaniago
By Febry Chaniago January 12, 2017 13:44
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Loading...