Maidestal: Jangan Hanya SKPD, Wako Juga Harus Evaluasi Kinerja TAPD

Melda
By Melda August 25, 2015 06:27
Maidestal Hari Mahesa

Maidestal Hari Mahesa

PADANG – Anggota DPRD Padang, H.Maidestal Hari Mahesa menegaskan, Walikota Padang harus punya keberanian untuk mengevaluasi kinerja orang-orang di TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah). Selama ini, hanya SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) saja yang sering dievaluasi.

“Informasi yang kita serap dari SKPD, kurangnya komunikasi yang baik antara SKPD dan TAPD saat ini sehingga menyebabkan sejumlah persoalan, seperti keterlambatan dan pemangkasan anggaran yang sudah ditetapkan. Hal itu tentu saja membuat program Pemko yang dijalankan SKPD terkait banyak yang mandeg,” ujar Maidestal Hari Mahesa, kepada padangmedia.com, Senin (24/8).

Dikatakannya, bila kondisi seperti di atas masih terjadi, dikhawatirkan akan menimbulkan kekecewaan di tengah masyarakat. Imbasnya tidak saja pada Wako, tapi juga kepada pemerintahan Kota Padang secara umum, termasuk DPRD Padang.

“Kalau dilihat kinerja TAPD itu cukup bagus, akan tetapi kan masih ada program-program pokok Pemko yang masih belum terealisasi. Ini terkait anggaran-anggaran di APBD yang selalu jadi permasalahan di TAPD, padahal itu semua sudah disepakati DPRD sebelumnya,” tambah Mahesa.

Menurut Esa, inti masalahnya adalah komunikasi antara SKPD dan TAPD. Bila komunikasi yang terjalin sudah bagus, tentu semua program Pemko dapat berjalan dengan baik.

“Kita berharap harus ada keberanian dari walikota. Apakah dalam bentuk teguran, mengganti orang-orang di TAPD atau lainnya. Karena orang-orang yang berada di TAPD itu sudah cukup lama, mungkin sudah berada di bawah titik jenuh. Kalau patut diganti,

ya ganti saja dengan yang baru yang mempunyai kapabilitas dan integritas untuk itu,” katanya.

Senada dengan itu, anggota dewan lainnya, Zaharman SH dari Fraksi Hanura mengatakan bahwa di TAPD, orang-orangnya sudah ada yang melebihi masa jabatannya. Sesuai UU untuk masa jabatan maksimal 8 tahun.

“Ini ada yang sudah melebihi aturan, ya bisa dibilang sudah karatan. Patut diganti biar ada pencerahan di lingkup Pemko. Kenapa SKPD cepat diganti, sementara yang sudah karatan masa jabatannya dibiarkan saja,” tuturnya.(baim)

Melda
By Melda August 25, 2015 06:27
Loading...
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Loading...