Lingkungan Kurang Sehat, Kasus Penyakit ISPA di Madobag Tinggi

Melda
By Melda November 17, 2017 12:13

Related Articles

MENTAWAI – Kasus penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut) masih tergolong tinggi di daerah Madobag, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Hal itu ditengarai akibat lingkungan yang kurang sehat, khususnya di Kecamatan Siberut Selatan.

Menurut Kepala Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Madobag, Hemma Yulia kepada padangmedia.com, ISPA merupakan penyakit yang mendominasi di Desa Madobag. Apalagi rata-rata rumah penduduk di daerah itu tidak memiliki ventilasi yang memenuhi standar kelayakan, sehingga saluran udara tidak tersaring dengan baik.

Selain itu, hampir semua masyarakat mulai dari anak kecil hingga dewasa baik laki-laki maupun perempuan terbiasa merokok. Ditambah kondisi masyarakat yang memasak dengan menggunakan kayu bakar, sehingga asap pembakaran akan mempengaruhi saluran pernapasan.

Pada tahun 2016, penderita ISPA di daerah itu tercatat 297 orang. Sedangkan periode Januari hingga Oktober 2017 penderita penyakit saluran pernafasan itu mencapai 208 orang. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai saat ini menggencarkan pencegahan penyakit ISPA guna mengurangi penderita kasus tersebut di daerah itu.

Baca juga  Yayasan Pikiran Rakyat Serahkan Bantuan untuk Rumah Ibadah dan SLB di Mentawai

Namun demikian, ada beberapa kendala yang dihadapi pihaknya dalam mencegah kasus ISPA, antara lain keterbatasan alat pemeriksaan kesehatan sehingga sulit untuk mendeteksi tingkat keparahan penyakit dari pasien. “Misalnya, pasien hanya terkena radang tenggorokan atau sudah pneumonia maupun adanya kelainan pada paru-paru,” katanya, Kamis (16/11).

Jika di tingkat Pustu tidak dapat ditangani, pasien akan dirujuk ke puskesmas yang terdapat di Muara Siberut dengan waktu tempuh dua hingga tiga jam berjalan kaki dan menaiki perahu kecil (pompong).

Salah satu upaya pencegahan dalam meingkatkan kasus ISPA yang dilakukan pemerintah daerah adalah melalui peningkatan pelayanan dan promosi kesehatan dengan sasaran penduduk yang berada di daerah pelosok.Hal itu bertujuan agar masyarakat memiliki pemahaman mengenai penyakit ISPA, terutama di daerah pedalaman Desa Madobag.

Dikatakan, mencegah penyakit ISPA salah satunya adalah mengikuti pola dan berperilaku hidup sehat. Karena itu, masyarakat sangat dianjurkan untuk selalu menjaga kesehatan dan mengetahui gejala penyakit saluran pernafasan agar bisa langsung dilakukan pengobatan.

Baca juga  Walaupun Diguyur Hujan, Sang Merah Putih Tetap Berkibar di Bumi Sikerei

ISPA merupakan penyakit yang disebabkan infeksi virus yang menyerang khusus saluran pernapasan. Gejalanya antara lain hidung tersumbat atau berair, sering bersin, merasa kelelahan dan timbul demam serta batuk-batuk. (ers)

Melda
By Melda November 17, 2017 12:13
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Tuliskan komentar anda tentang ini