Korban Gempa di Pessel Akan Diberi Bantuan

Febry Chaniago
By Febry Chaniago Juni 3, 2016 02:08
Bupati Pessel Hendra Joni didampingi Camat Lengayang Afis Basir saat meninjau rumah warga yang rusak akibat gempa, Kamis (2/6). (oms)

Bupati Pessel Hendra Joni didampingi Camat Lengayang Alfis Basir saat meninjau rumah warga yang rusak akibat gempa, Kamis (2/6). (oms)

PAINAN – Bupati Pesisir Selatan Hendra Joni meminta warga yang terkena dampak gempa untuk tidak khawatir. Dia berjanji, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan akan melakukan penanganan kerusakan akibat gempa secara maksimal.

“Masyarakat tidak perlu khawatir, Pemkab akan melakukan penanganan gempa  ini secara maksimal,” kata Hendra Joni saat mengunjungi rumah warga yang rusak di beberapa kecamatan, Kamis (2/6).

Didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan Prinurd\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\in, Hendra Joni meminta pendataan kerusakan gempa dilakukan dengan valid dan akurat. Dia meminta, seluruh camat dan walinagari untuk melaporkan data kerusakan secepatnya.

Dia mengimbau warga yang terkena dampak gempa untuk sabar atas musibah tersebut. Hendra Joni juga mengunjungi korban luka-luka yang dirawat di sejumlah Puskesmas.

Salah satu lokasi yang dikunjungi Hendra Joni adalah kampung Subarang Tarok Rawang Nagari Kambang Kecamatan Lengayang. Don Rianto (40) salah seorang pemilik rumah yang ambruk di kampung tersebut mengungkapkan terpaksa harus menumpang di rumah kerabat karena rumahnya sudah tidak bisa ditempati.

“Kami berharap pemerintah secepatnya menurunkan bantuan perbaikan agar kami bisa membangun kembali rumah kami,” ungkapnya lirih.

Don menceritakan, saat terjadi gempa, beruntung ia dan isteri bersama dua orang anaknya sempat lari ke luar rumah, sesaat sebelum rumahnya rubuh.

“Waktu kejadian, kami sangat terkejut karena guncangan gempa yang cukup keras. Beruntung kami langsung lari ke luar rumah membawa anak-anak sehingga masih terhindar dari reruntuhan,” ujarnya.

Dia menuturkan, ada beberapa rumah tetangga yang ikut mengalami rusak berat akibat guncangan gempa tersebut. Dia menceritakan, rumahnya baru dibangun dan ditempati sekitar tujuh bulan.

Kepala BPBD Kabupaten Pesisir Selatan Prinurdin menyebutkan, tiga kecamatan terkena dampak gempa cukup parah, yaitu Kecamatan Linggo Sari Baganti, Ranah Pesisir dan Kecamatan Lengayang.

Di Kecamatan Lengayang, data sementara terdapat delapan rumah rusak berat. Sementara di Ranah Pesisir satu unit rumah rusak berat, dua rusak ringan serta dua ruang belajar SMAN 1 Ranah Pesisir rusak.

“Di Kecamatan Linggo Sari Baganti belasan rumah warga mengalami rusak parah,” katanya.

Sejauh ini, pihaknya masih terus melakukan pendataan untuk mengetahui jumlah pasti rumah warga yang rusak akibat gempa. Pendataan itu diperlukan untuk mengetahui jumlah rumah dan kategori kerusakan.

Sementara itu, 16 warga mengalami luka-luka di lima kecamatan. Di Kecamatan Lengayang, terdapat lima orang warga luka-luka, Ranah Pesisir tiga orang, Linggo Sari Baganti tiga orang, Kecamatan Sutera dua orang dan Kecamatan IV Jurai dua orang. Seluruh korban sudah mendapat penanganan medis di rumah sakit dan Puskesmas.

Seperti diberitakan, gempa 6,5 SR mengguncang wilayah pesisir barat Pulau Sumatera pagi tadi sekitar pukul 05.56 Wib. Informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Gempa berpusat di 2.29 LS – 100.64 BT, 79 km arah barat daya Pesisir Selatan pada kedalaman 72 km. Gempa diprediksi dipicu aktifitas subduksi lempeng Indo Australia dan Lempeng Eurasia. (feb)

Febry Chaniago
By Febry Chaniago Juni 3, 2016 02:08
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*