Kasasi, Direktur III PT Delima AU Yayang Suryana Divonis 5 Tahun 

Melda
By Melda Desember 28, 2017 08:35

Related Articles

Pengadilan. (*)

SAWAHLUNTO- Mahkamah Agung (MA) mengabulkan kasasi yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Sawahlunto terhadap vonis Pengadilan Tipikor Padang membebaskan Yayang Suryana, Direktur III PT Delima Agung Utama (DAU) dari tuntutan JPU.

Yayang Suryana sebelumnya diputus bebas Pengadilan Tipikor Padang dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek normalisasi Batang Lunto dengan item pekerjaan  rehabilitasi/rekonstruksi bendungan, cek dam dan dinding penahan dengan nomor kontrak 360/17/PPK-RR/BKPPBD/SWL-2012 tanggal 11 Juni 2012.

Dalam putusannya, Hakim Agung, Artidjo Alkostar menjatuhkan vonis bersalah terhadap Yayang Suryana, pelaksana proyek yang bernilai Rp6.317.243.000 dengan masa pelaksanaan 150 hari  kalender itu dilaksanakan oleh PT. Delima Agung Utama dengan konsultan pengawas CV. Alviza Limko Konsultan.

Dalam pelaksanaannya terindikasi menyimpang dari Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta spesifikasi teknis.

Kepala Kejaksaan Negeri Sawahlunto, Sunarko menyatakan dengan mengabulkan pemohonan kasasi yang diajukan JPU itu menjatuhkan pidana 5 tahun penjara dan denda Rp 200 juta, subsider 6 bulan penjara.

Baca juga  Kasus Korupsi DAK 2014, Kejari Geledah Kantor Dikpora Sawahlunto

“Dengan menindaklanjuti putusan kasasi itu pihaknya akan segera melakukan eksekusi terhadap terdakwa Yayang Suryana,” sebut Sunarko di Sawahlunto, Rabu (27/12).

”Kami akan segera melayangkan surat panggilan dan dalam waktu dekat akan dilakukan eksekusi, meski sangat membutuh waktu untuk eksekusi. Informasi terakhir terdakwa Yayang ini beralamat di Banten, meski alamat perusahaan di Bandung,” ujarnya.  (tumpak)

Melda
By Melda Desember 28, 2017 08:35
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Tuliskan komentar anda tentang ini