Indra Catri : Gali Potensi Anak Sejak Dini

Nita Indrawati
By Nita Indrawati September 15, 2015 05:14

Related Articles

AGAM- Menggali potensi diri seorang anak, baik dari segi pendidikan maupun keterampilan haruslah dimulai sejak dini. Karena anak-anak usia dini merupakan masa usia emas yang harus ditumbuhkembangkan jiwa dan raganya, sehingga menjadi anak yang cerdas, sehat, terampil dan berakhlak mulia.

“Apabila anak sudah cerdas, sehat, terampil dan berakhlak mulia maka kesuksesan itu sendiri yang akan menunggu,” kata Indra Catri saat membuka acara lomba kreatifitas anak PAUD  tingkat Kabupaten Agam, di Aula Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Agam, Senin (14/9).

Orang tua dan pendidik harus bisa mengawal dan mendidik anak dalam mengembangkan bakat anak yang terpendam melalui lomba kreatifitas.

“Saya sangat apresiasi kegiatan ini. Tentunya event ini sebagai upaya dalam meningkatkan dan memotivasi anak didik dalam menggali potensi seni yang ada dalam dirinya,” jelas bupati.

Sementara itu, Kabid PNF Disdikpora Kabupaten Agam, Arnel sekaligus Ketua Panitia dalam laporannya, mengatakan lomba kreatifitas anak ini merupakan agenda rutin tiap tahun yang digelar Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Agam dengan tujuan untuk menumbuhkembangkan bakat anak didik Paud dan melatih daya kompetisi. Serta meningkatkan keberanian, kemandirian dan keberanian anak.

“Terpenting sekali, melalui lomba ini anak bisa berinteraksi dan bersosialisasi dengan teman-teman baru, sehingga terjalinnya komunikasi yang efektif,” katanya.

Arnel menjelaskan, peserta yang mengikuti perlombaan ini sebanyak 112 orang yang diutus oleh masing-masing kecamatan sebanyak 7 orang. Adapun jenis perlombaan yang akan digelar adalah lomba menggambar tema indahnya negeriku, hafalan surat pendek, menempel dengan kertas, menyanyi, pussele dan penampilan berbusana muslim.

Lebih jauh, Arnel menambahkan kondisi Paud saat ini berdasarkan pendataan melalui pengisian intrumen pada lembaga Paud berjumlah 510 lembaga dengan 1.016 pendidik. Menurutnya, sejak dibentuknya Bunda Paud kabupaten, kecamatan hingga nagari pada Desember 2011, APK dan jumlah lembaga Paud dari tahun ke tahun naik signifikan. Tercatat, pada tahun 2011 APK hanya mencapai 35% dengan jumlah Paud/TK sebanyak 331. Namun hingga 2014 APK sudah mencapai 65% dengan jumlah Paud/TK 510 lembaga.

Ini menunjukkan bahwa keseriusan Bunda Paud bersama dengan lembaga nagari yang merupakan mitra kerja, telah berhasil membawa Paud jauh lebih maju,” terangnya.

Tidak hanya itu, menurutnya, berkat usaha tersebut prestasi yang diraih pun tidak terhitung jumlahnya. “Mulai dari prestasi Bunda Paud terbaik tingkat nasional, sampai dengan juara satu guru berperstasi tingkat nasional,” jelasnya. (Wan)

Nita Indrawati
By Nita Indrawati September 15, 2015 05:14
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Loading...