Indra Catri Dinilai Tim Penilai Pengelolaan Dana Desa

Melda
By Melda December 7, 2017 06:05

Bupati Agam Indra Catri di hadapan tim penilai. (fajar)

AGAM – Baru hitungan hari meraih prestasi sebagai Kabupaten Sehat tingkat nasional, di penghujung tahun, Bupati Agam H. Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah kembali dinilai oleh Tim Provinsi Sumbar sebagai Kepala Daerah Pembinaan Terbaik dalam Pengelolaan Dana Desa tahun 2017.

Didampingi Sekretaris Daerah, Martias Wanto, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari, Rahmat Lasmono, tim penilai yang dipimpin Basril Saher disambut antusias seluruh Kepala OPD, camat se-Kabupaten Agam, wali nagari serta perangkat nagari se-Agam, Rabu (6/12) di aula utama Kantor Bupati Agam.

Bupati Agam Indra Catri dalam eksposnya menyampaikan ucapan terima kasih dan kebanggaan atas kedatangan tim penilai. “Ini merupakan sebuah prestasi dan kebanggaan bagi kita, karena dinilai melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap nagari, terutama dalam mengelola dana desa atau nagari. Semoga ini bisa menjadi motivasi untuk menjadi lebih baik lagi,” kata bupati.

Bupati memaparkan, alokasi penyaluran dan realisasi dana nagari dari tahun 2015 sampai 2017 hampir mencapai 100 persen. Dengan rincian, pagu anggaran dana nagari pada tahun 2015 sebesar Rp24,7 miliar, terealisasi sebesar Rp21.3 miliar atau sebesar 86,2 persen. Sementara pada tahun 2016 dari dana pagu Rp55,5 miliar terealisasi sebesar Rp49.8 miliar (89,7 persen), dan tahun 2017 pagu anggaran sampai bulan September dari Rp70,7 miliar terealisasi Rp33 miliar atau 77,9 persen dengan pembagian dan penggunaan dana untuk kegiatan pemberdayaan dan kegiatan fisik.

Bupati menyebutkan, pihaknya juga menyiapkan sejumlah regulasi, yakni berupa Perda dan Perbup. Regulasi dimaksud agar wali nagari dalam menggunakan dana desa sesuai dengan aturannya. Bahkan, Pemkab Agam menjalin kerja sama dengan aparat penegak hukum, serta membentuk tim sesuai fungsi kecamatan dalam pembinaan dan pengawasan keuangan nagari.

Di samping itu, Pemerintah Kabupaten Agam juga telah memberikan berbagai pembinaan dan pengawasan kepada pemerintah nagari untuk meningkatkan kapasitas aparaturnya.

“Dalam pembinaan, kita melaksanakan sosialisasi, pelatihan untuk aparatur nagari untuk transparan dalam pengelolaan keuangan melalui sistem aplikasi e-planning. Sedangkan dalam pengawasan kita laksanakan secara berkala melalui Inspektorat,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penilai Basril Saher mengatakan, tim penilai yang turun ke Kabupaten Agam terdiri dari Pamong dan wartawan senior. “Penilaian Kepala Daerah Pembina Terbaik dalam Pengelolaan Dana Desa/Nagari Tingkat Sumatera Barat Tahun 2017,” katanya.

“Selain itu, tema penilaian dilakukan karena kita melihat era dan fenomena sekarang nagari sudah melakukan pengelolaan dana anggaran yang sangat besar, sehingga diperlukan pengawasan ekstra guna menghindari penyalahgunaan dan agar perangkat nagari jangan berurusan dengan pihak hukum karena persoalan penyalahgunaan dana desa ini,” tandasnya. (fajar)

Melda
By Melda December 7, 2017 06:05
Loading...
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Loading...