Forkopimda Mentawai Imbau Masyarakat Tak Terpancing Isu Sara

Melda
By Melda Januari 31, 2018 08:02

Related Articles

Bupati Mentawai bersama jajaran Forkopimda saat memberi keterangan pada wartawan. (ers)

MENTAWAI – Beberapa selebaran terkait informasi isu sara beredar di wilayah Tuapeijat. Selebaran tersebut disebar oleh Orang Tak di Kenal (OTK).

Selebaran kertas yang ditempelkan itu berisi ujaran kebencian serta hasutan kepada masyarakat Mentawai. Salah satu isi lembaran tersebut ‘Hentikan Islamisasi, kami masyarakat Mentawai sudah beragama. Islam adalah teroris dan radikal, jangan ciptakan kerusuhan di Mentawai’.

Bupati Kepulauan Mentawai, Yudas Sabaggalet bersama Forkopimda setempat meminta kepada masyarakat untuk tidak terpancing emosi. Menurut Bupati, dari dulu hingga saat ini, Mentawai tidak pernah bermasalah terkait agama yang dinyatakan dalam lembaran tersebut.

“Situasi kondisi Mentawai saat ini kondusif. Persoalan isu SARA yang ditempelkan OTK tersebut, kita serahkan kepada pihak hukum untuk menyelidikinya. Saat ini, initel gabungan sedang bekerja,” ucap Yudas saat jumpa pers di ruangannya, Selasa (30/1/2018).

Bupati juga minta seluruh masyarakat Mentawai baik yang berada di luar maupun yang berada di Mentawai sendiri untuk bisa menahan diri dan tidak menambah isu-isu serta mengambil tindakan sendiri.

Sementara, Dandim Mentawai, Letkol.Czi. Didid Kusnadi meminta masyarakat Mentawai untuk tidak terpancing emosi serta bersama-sama melakukan patroli agar segera menemukan pelaku. “Kalau pelaku sudah ditemukan akan dibuat acak-acak agar tidak mengulangi perbuatannya dengan menyebar ujaran kebencian yang sengaja merusak kerukunan agama di Mentawai,” katanya.

Dikatakan, isu yang beredar tersebut merupakan ‘PR’ bersama. Ke depan, akan diperketat keamanan semua lini agar tidak terulang lagi isu-isu yang akan memecah belah masyarakat Mentawai.

Kabagops Polres Mentawai, Kompol. Andawizar menambahkan, saat ini personil sedang melakukan koordinasi di lapangan dan melakukan operasi Cipta Kondisi. “Kita tidak mau ada perpecahan di Mentawai. Kita mau Mentawai aman dan kondusif,” katanya.

Secara hukum, ungkap Andawizar, kepolisian tetap mencari pelaku penebar ujar kebencian tersebut. Polisi tidak main-main dalam hal itu karena bisa merusak, mengadu domba dalam pemerintahan. (ers)

Melda
By Melda Januari 31, 2018 08:02
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Loading...