Elly Yanti: NA ke Bawaslu untuk Klarifikasi Sebagai Terlapor

Melda
By Melda Desember 18, 2015 15:53

Related Articles

Cawagub Sumbar, Nasrul Abit bersama belasan teman sekolahnya saat klarifikasi tudingan ijazah palsu di Bawaslu Sumbar. (feb)

Cawagub Sumbar, Nasrul Abit bersama belasan teman sekolahnya saat klarifikasi tudingan ijazah palsu di Bawaslu Sumbar. (feb)

PADANG – Status calon wakil gubernur pasangan Irwan Prayitno, Nasrul Abit di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sumatera Barat adalah sebagai terlapor, terkait laporan dugaan ijazah palsu oleh pasangan calon gubernur- wakil gubernur Muslim Kasim – Fauzi Bahar (MK-FB). Kedatangan Nasrul Abit (NA) ke Bawaslu Sumatera Barat, Jumat (18/12) adalah untuk klarifikasi terhadap laporan tersebut.

Ketua Bawaslu Sumatera Barat Elly Yanti kepada wartawan usai pemeriksaan terlapor beserta saksi-saksi terlapor menjelaskan hal terseut. Menurutnya, Terlapor Nasrul Abit datang bersama beberapa orang yang didatangkan sebagai saksi untuk menguatkan keterangan terlapor.

” Kami sudah melakukan klarifikasi kepada saksi-saksi pelapor. Kemudian tentu ditindaklanjuti dengan melakukan klarifikasi kepada Terlapor dalam hal ini Nasrul Abit. Berkenaan untuk menguatkan dalil klarifikasi Terlapor, beliau (NA, red) menghadirkan saksi-saksi yang ada kolerasinya dengan laporan yang disampaikan pelapor,” terangnya.

Dengan demikian, kata Elly, Bawaslu selanjutnya akan melakukan kajian sebelum memutuskan apakah laporan tersebut merupakan pelanggaran atau tidak. Saat ini menurutnya, laporan MK-FB masih dalam tahap klarifikasi para pihak.

Baca juga  Sementara IP-NA Unggul di Kota Pariaman

Terkait apakah laporan tersebut akan mengganggu proses rekapitulasi perolehan suara pemilihan gubernur- wakil  gubernur yang akan dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) besok (Sabtu, 19/12), ia menegaskan laporan tersebut tidak ada kaitannya dengan proses rekapitulasi.

” Yang jelas setiap laporan wajib kita (Bawaslu, red) tindaklanjuti. Terkait proses rekapitulasi, itu dilaksanakan oleh KPU dan tidak ada kaitannya dengan laporan,”  ujarnya.

Nasrul Abit, calon wakil gubernur Sumatera Barat yang berpasangan dengan Irwan Prayitno dalam pilgub Sumatera Barat tahun 2015 dilaporkan oleh rivalnya pasangan Muslim Kasim – Fauzi Bahar ke Bawaslu Sumatera Barat dengan tuduhan dugaan ijazah palsu. Bawaslu Sumatera Barat sebelumnya telah memanggil Pelapor dan saksi-saksi pelapor untuk menindaklanjuti laporan tersebut. Diantara saksi Pelapor yang diajukan untuk bersaksi di Majelis Sidang Bawaslu Sumatera Barat adalah mantan anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Pesisir Selatan Bustanul Arifin.

Sementara, untuk menguatkan dalil laporannya, Nasrul Abit yang merupakan bupati Pesisir Selatan dua periode (2005-2010 dan 2010- 2015) membawa sekitar 15 orang saksi. Kalau Pelapor menghadirkan satu orang mantan anggota Panwaslu Pesisir Selatan, Nasrul Abit menghadirkan dua orang yaitu mantan Ketua Panwaslu Pesisir Selatan Novrizal dan mantan anggotanya Asman. NA juga mendatangkan dua orang mantan anggota KPU Pesisir Selatan Rinaldi dan Ramlil.

Baca juga  Perppu 1/2017, Petugas Pajak Berwenang Peroleh Akses Informasi Perpajakan dari LJK

Nasrul Abit juga menghadirkan teman-teman sekelasnya mulai dari Sekolah Dasar (SD) di Airhaji, Sekolah Teknik (ST) di Balaiselasa sampai STM Kota Madya Padang hingga ke perguruan tinggi di Lampung. Bahkan, ikut juga mantan wakil kepala ST Balaiselasa, mantan Kacabdin Ranah Pesisir, sampai mantan Kepala STM Kodya Padang Amran Maludin. Diantara teman sekelas NA di STM Kodya Padang adalah Azwar Jalil, dosen Fakultas Teknik Universitas Bung Hatta (UBH) Padang. (feb)

Melda
By Melda Desember 18, 2015 15:53
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Tuliskan komentar anda tentang ini