DPRD Sawahlunto Belum akan Ajukan Hak Angket Terkait 4 BUMD

Melda
By Melda February 28, 2017 15:31
Pimpinan DPRD Sawahlunto. (tumpak)

Pimpinan DPRD Sawahlunto. (tumpak)

SAWAHLUNTO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sawahlunto belum akan mengajukan hak angket pasca rekomendasi Panitia Khusus (Pansus) terhadap temuan Badan Pemeriksa Keuangan RI (BPK-RI) tentang  empat Badan Usaha Milik daerah (BUMD).

Seperti diketahui, empat BUMD tersebut kondisinya kurang baik menurut BPK RI dan di antaranya merugi hingga menunggu tindak lanjut pemerintah kota dan pihak direksi. Khusus PT Lembu Betina Subur (LBS), kondisinya bahkan terancam bangkrut.

Ketua DPRD Sawahlunto Adi Ikhtibar membenarkan, meski kondisi PT LBS sangat merugi dan terancam bangrut, namun bukan hak DPRD Kota Sawahlunto untuk menyatakan BUMD ditutup. “Seluruh rekomendasi sesuai hasil temuan BPK sudah dewan berikan kepada pemerintah kota untuk ditindaklanjuti,” jelas Adi, Selasa (28/2).

Loading...

Wakil Ketua Hashjoni menambahkan, DPRD Sawahlunto akan tetap mengawal BUMD agar dapat berjalan dengan baik. Namun, terkait hak angket anggota DPRD, khususnya PT LBS, tergantung sikap anggota.

“Kalau memang terpenuhi adanya usulan minimal 5 orang anggota dewan dari unsur fraksi dan komisi yang berbeda, baru bisa hak angket dapat dilakukan,” jelas Hasjhoni.

Ditambahkan Wakil Ketua DPRD Weldison, untuk menyatakan PT LBS dinyatakan ditutup bukan hak dari DPRD. Ada institusi yang berwenang atau peradilan yang memutuskan untuk menyatakan sebuah perusahaan ditutup atau pailit.

DPRD Kota Sawahlunto hanya merekomendasikan agar PT Lembu Betina Subur (LBS) dilakukan audit investigasi karena perusahaan milik daerah itu terancam bangkrut. Selama ini, perusahaan tersebut dinilai tidak memberikan solusi untuk menyelesaikan persoalan yang di terjadi, jelasnya.

PT LBS dalam operasionalnya sudah dikucurkan penyertaan modal sebesar Rp6,7 miliar. Namun, kondisinya terus merugi dan nyaris tutup sehingga jadi temuan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK-RI tahun 2015-2016. Selain PT LBS, pansus juga mengajukan rekomendasi terhadap Perusahaan Air Minum daerah (PDAM),  PT Wahana Wisata Sawahlunto (WWS) dan PT Bumi Sawahlunto Mandiri. (tumpak)

Melda
By Melda February 28, 2017 15:31
Loading...
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Loading...