DPRD Kota Solok Sahkan Dua Perda

Melda
By Melda Agustus 29, 2015 11:43

Related Articles

Pengesahan dua Ranperda menjadi Perda oleh DPRD Kota Solok. (adi)

SOLOK – DPRD Kota Solok, Jumat (28/8)  mengesahkan dua Peraturan Daerah (Perda). Kedua Perda tersebut antara lain adalah Peraturan Daerah tentang Penetapan Keuangan Daerah kepada Perbankan dan Peraturan Daerah tentang Bantuan Hukum bagi Rakyat Miskin.

Ketua DPRD Kota Solok, Yutris Can mengatakan, dari enam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang diajukan, tiga di antaranya diajukan Pemerintah Kota, yaitu Ranperda tentang Retribusi Jasa Umum, Ranperda Retribusi Jasa Usaha serta Ranperda Pernyataan Modal pada PDAM.

Sementara, tiga Ranperda merupakan inisiatif anggota DPRD, yaitu Ranperda tentang Pencegahan dan pemberantasan perbuatan maksiat di Kota Solok, Ranperda tentang Penempatan Keuangan Daerah pada Perbankan dan Ranperda tentang Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin. Maka, sesuai dengan hasil pembahasan dalam rapat-rapat Pansus tersebut, hanya dua Ranperda yang berhasil disepakati menjadi Perda.

Dikatakan Yutris Can, semua tahapan-tahapan serta pembahasan yang dilakukan oleh masing-masing Pansus guna membahas 6 Ranperda hingga pengesahannya, telah  dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan tata tertib dari DPRD. Namun demikian, dari hasil kesepakatan semua anggota fraksi yang ada di DPRD, empat Ranperda lainnya masih belum bisa disepakati karena masih  diperlukan kajian, telaah yang lebih mendalam serta masukan dari stakeholder yang ada di Kota Solok.

“Sebelum mengesahkan sebuah rancangan peraturan daerah menjadi peraturan daerah diperlukan kajian dan telaah yang mendalam, sehingga peraturan tersebut benar-benar bermanfaat kepada masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Walikota Solok, Irzal Ilyas dalam sambutannya sangat mengapresiasi semua kegiatan yang dilakukan oleh anggota DPRD. Khususnya dalam pembahasan semua Ranperda yang diajukan sehingga berhasil disahkan menjadi Peraturan Daerah. (adi)

Melda
By Melda Agustus 29, 2015 11:43
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Tuliskan komentar anda tentang ini

Loading...