Dampak Gempa, Tiga Kecamatan di Pessel Terparah

Febry Chaniago
By Febry Chaniago Juni 2, 2016 23:42

Related Articles

Salah satu rumah yang ambruk di Pessel akibat gempa, Kamis (2/6). (oms)

Salah satu rumah yang ambruk di Pessel akibat gempa, Kamis (2/6). (oms)

PAINAN – Puluhan rumah penduduk di tiga kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan rusak akibat gempa 6,5 Skala Richter(SR), Kamis (2/6) pagi. Belasan rumah ambruk dan sisanya mengalami rusak sedang dan ringan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan Prinurdin menyebutkan, tiga kecamatan terparah tersebut adalah Kecamatan Linggo Sari Baganti, Ranah Pesisir dan Kecamatan Lengayang.

Di Kecamatan Lengayang, Prinurdin menyebut, data sementara terdapat delapan rumah rusak berat. Sementara di Ranah Pesisir satu unit rumah rusak berat, dua rusak ringan serta dua ruang belajar SMAN 1 Ranah Pesisir rusak.

“Di Kecamatan Linggo Sari Baganti belasan rumah warga mengalami rusak parah,” katanya, Kamis (2/6) sore.

Sejauh ini, pihaknya masih terus melakukan pendataan untuk mengetahui jumlah pasti rumah warga yang rusak akibat gempa. Pendataan itu diperlukan untuk mengetahui jumlah rumah dan kategori kerusakan.

Sementara itu, 16 warga mengalami luka-luka di lima kecamatan. Di Kecamatan Lengayang, terdapat lima orang warga luka-luka, Ranah Pesisir tiga orang, Linggo Sari Baganti tiga orang, Kecamatan Sutera dua orang dan Kecamatan IV Jurai dua orang. Seluruh korban sudah mendapat penanganan medis di rumah sakit dan Puskesmas.

Seperti diberitakan, gempa 6,5 SR mengguncang wilayah pesisir barat Pulau Sumatera pagi tadi. Informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Gempa berpusat di 2.29 LS – 100.64 BT, 79 km arah barat daya Pesisir Selatan pada kedalaman 72 km. Gempa diprediksi dipicu aktifitas subduksi lempeng Indo Australia dan Lempeng Eurasia. (feb)

Febry Chaniago
By Febry Chaniago Juni 2, 2016 23:42
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Loading...