Burung Elang Beri Petunjuk Keberadaan Jasad Korban Hilang

Melda
By Melda December 7, 2017 20:18

Petugas BPBD Agam dan masyarakat mengevakuasi jasad warga Tanah Liek, Jorong Silungkang, Nagari III Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, yang sebelumnya dilaporkan hilang. (fajar)

AGAM – Daswir alias Ruih (84), warga Tanah Liek, Jorong Silungkang, Nagari III Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam yang dilaporkan hilang pada Rabu (29/11) lalu ditemukan tewas di sekitar ladang miliknya, Kamis (7/12) sekitar pukul 15.30 WIB.

Korban pertama kali ditemukan oleh cucunya, Rio (20), bersama masyarakat pencari lainnya.

Informasi yang dihimpun padangmedia.com dari tim Pusdalops BPBD Agam, kronologis hilangnya kakek Ruih, berawal saat korban hendak pergi ke ladang untuk mencari daun. Namun, hingga malam harinya, korban tak kunjung pulang ke rumah. Karena tak kunjung pulang, pihak keluarga langsung melaporkannya kepada pemerintah nagari setempat.

“Begitu mendapat laporan, pihak BPBD bersama Satpol PP dan Damkar, Basarnas, Pemerintah Kecamatan, Nagari dan bersama masyarakat setempat langsung melakukan pencarian pada hari itu, namun belum membuahkan hasil,” kata Kalak BPBD Agam, M.Lutfi, melalui tim Pusdalops, Lukman Syahputra, kepada padangmedia.com, Kamis (7/12).

Menurutnya, penemuan jasad korban berawal saat Rio (cucu korban-red) menemukan burung elang di kawasan hutan tersebut yang memberi petunjuk akan keberadaan kakek Ruih. “Burung elang ini seakan memberi petunjuk. Rio bersama warga lainnya mengikuti burung elang itu dan ternyata benar, burung elang itu memberitahu dimana keberadaan korban,” jelasnya.

Pihak BPBD Kabupaten Agam bersama Polsek Palembayan, Pemerintah kecamatan, Nagari serta masyarakat langsung melakukan evakuasi terhadap jasad kakek Ruih dan langsung dibawa ke rumah duka untuk di kebumikan. (fajar)

Melda
By Melda December 7, 2017 20:18
Loading...
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Loading...