Bupati Agam Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung PGRI

Melda
By Melda November 30, 2017 08:00

Bupati Indra Catri saat peletakkan batu pertama pembangunan gedung PGRI. (fajar)

AGAM – Bupati Agam Indra Catri, melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), di eks Kantor Pertanian Agam, Rabu (29/11).

Kegiatan itu dilakukan seiring dengan Hari PGRI dan Hari Guru Nasional ke-72. Di mana peletakan batu pertama tidak hanya dilakukan Bupati saja, tetapi juga melibatkan kepengurusan PGRI, dan juga pelajar yang hadir pada saat itu.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam, Isra, mengucapkan terimakasih kepada bupati, dan jajaran, telah memberikan penghargaan pada guru di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 itu, dengan menyerahkan tanah yang cukup luas untuk pembangunan gedung PGRI, dan telah ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Agam.

“Bagi kami, ini sebagai penambah motivasi, dan tekad, bagaimana mewujudkan gedung sesuai harapan bupati sebagai gedung yang multifungsi bisa terwujud, dan insyaallah kami berupaya membangun dengan swadaya guru, sesuai aturan berlaku betul-betul sumbangan yang tidak mengikat, di mana untuk tahap awal modal sudah tersedia lebih kurang Rp400 juta,” ujarnya.

Dikatakannya, modal awal tersebut merupakan sumbangan beberapa guru, dan masih banyak lagi guru yang belum menyumbang untuk pembangunan tersebut. “Isnyaallah pembangunan kita mulai, dan berkat dukungan semua pihak, semoga pembangunan bisa terwujud,” ujar Isra selaku Ketua PGRI Agam.

“Pembangunan gedung dua lantai tersebut diperkirakan akan membutuhkan dana lebih kurang Rp3 miliar. bangunan akan dilengkapi ruang pertemuan, fasilitas perkantoran, dan ruangan penginapan bagi guru yang kemalaman di Lubuk Basung,” ujarnya lagi.

Ia menyebutkan, pihaknya sudah menjelaskan kepada konsultan, bahwasannya pembangunan gedung yang representatif, dan memenuhi kriteria sebagai gedung pertemuan, lengkap dengan sarana dan fasilitas yang dibutuhkan, termasuk bagi guru yang berkebutuhan khusus. Hal itu bakal diadopsi semuanya.

“Taget kita pembangunan dilakukan awal Januari 2018, mulai penggalian pondasi, dan segala macamnya sesuai dana yang ada, karena kita juga menunggu proses perpindahan Kantor Pertanian ke kantor baru,” ujarnya menjelaskan.

Lebih lanjut dikatakannya, pembangunan gedung PGRI tersebut dilakukan seperti membangun masjid, berapa dana terkumpul, pembangunan terus dilakukan, dengan modal awal yang sudah ada, insyaalah ini menambah semangat guru untuk terus menyumbang. (fajar)

Melda
By Melda November 30, 2017 08:00
Loading...
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Loading...