Buka Masa Sidang I, DPRD Padang akan Bahas 26 Ranperda Tahun 2018

Melda
By Melda Januari 8, 2018 19:20

Ketua DPRD Padang Elly Thrisyanti menyerahkan draf Laporan Komisi dan Reses tutup masa sidang III 2017 ke Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah. (baim)

PADANG – DPRD Kota Padang Sumatera Barat melaksanakan paripurna penutupan masa sidang III (September – Desember) tahun 2017 sekaligus pembukaan masa sidang pertama (Januari-April) 2018, Jum’at (29/12) di Gedung DPRD Kota Padang Jalan Sawahan No.50. Padang. Paripurna dipimpin Ketua DPRD Padang, Elly Thrisyanti didampingi Wakil Ketua DPRD Padang, H.Wahyu Iramana Putra, H.Muhidi, MM dan Walikota Padang H.Mahyeldi Ansharullah.

Rapat paripurna yang dibuka pukul 10.00 WIB itu diawali penyerahan hasil kunjungan kerja komisi dan hasil reses masa sidang III pada Wali Kota Padang, Mahyeldi. Sebelum disampaikan pada Wali Kota Padang, laporan kunjungan kerja itu diberikan perwakilan masing-masing komisi pada Ketua DPRD. Komisi I diwakili oleh Zaharman, Komisi II diwakili oleh Rafli Komisi III diwakili oleh Amril Amin dan Komisi IV diwakili oleh Iswandi.

Sementara, untuk hasil reses yang diberikan Ketua DPRD Kota Padang, Elly Thrisyanti pada Mahyeldi selaku Wali Kota Padang. Ketua DPRD Kota Padang menyampaikan laporan kegiatan reses dewan ke daerah pemilihan masing-masing pada 22 hingga 26 November 2017.

Iswandi Muchtar menyerahkan laporan mewakili Komisi IV kepada Ketua DPRD Padang Elly Thrisyanti dan menyalami Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah. (baim)

Selain itu, dalam paripurna penutupan masa sidang tiga itu diketahui di DPRD Kota Padang selama empat bulan terakhir telah menghasilkan tujuh Peraturan Daerah (Perda). Tujuh Perda yang dihasilkan itu adalah KUA PPAS APBDP 2017, KUA PPAS APBD 2018, APBDP 2017, Penyertaan Modal PSM, RPJMD 2014- 2019, Badan Milik Daerah (BMD), Lembaga Ketahanan Kelurahan (LKK).

Baca juga  Sukses Pilkada Tanggung Jawab Bersama

Ketua DPRD Padang Elly Thrisyanti mengatakan, semua alat kelengkapan dewan, khususnya komisi-komisi, Badan Anggaran, Badan Musyawarah, Badan Pembentukan Peraturan Daerah(Bapemperda), serta Panitia Khusus (Pansus) telah bekerja efektif sesuai dengan kewenangan masing-masing.

“Laporan hasil reses yang diserahkan merupakan aspirasi yang ditampung anggota dewan dari masyarakat di daerah pemilihannya masing-masing. Kami harap pemko dapat menindaklanjutnya,” jelas Elly.

Lebih lanjut, kata Elly, tujuh ranperda yang telah menjadi Perda itu diharapkan menjadi acuan di tengah-tengah masyarakat dan pemerintah kota dalam menjalankan tupoksinya. Namun, memang ada ranperda yang belum tuntas dan akan kembali dikomunikasikan kembali ke pemko.

Di samping tujuh perda yang telah dihasilkan di penutupan masa sidang ketiga tahun 2017, ada 8 ranperda inisiatif DPRD dan 18 ranperda dari Pemko Padang untuk diselesaikan tahun 2018. Pada Februari 2018, DPRD Padang mulai melakukan pembahasan dan berharap tiap bulannya bisa membahas ranperda – ranperda tersebut.

“Di samping membahas yang baru, kita juga akan selesaikan Ranperda yang masih belum di bahas dan di Paripurnakan serta juga ada yang ditunda seperti Perda KTR. Nanti kita agendakan di Bamus agar dapat mencapai hasil yang terbaik,” ujarnya.

Sekwan DPRD Kota Padang, Syahrul. (baim)

Elly meminta Pemko Padang untuk segera mensosialisasikan Perda yang telah dihasilkan bersama antara DPRD dan Pemko ke tengah masyarakat. “Apa yang telah kita buat agar disosialisasikan sehingga bisa menjadi acuan dan aturan di tengah masyarakat untuk dilaksanakan dan dipatuhi,” katanya.

Baca juga  Padangpanjang Tuan Rumah Penyelenggaraan Tour de Singkarak Etape IV

Ia juga berharap apa-apa yang dihasilkan selama masa sidang ketiga dapat diaplikasikan dengan baik. Terutama APBD 2018 agar dapat dipergunakan sesuai dengan aturan dan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat. Pekerjaan pembangunan agar dipercepat begitu memasuki 2018, baik proses tender maupun pengerjaannya. Dengan mempercepat, masyarakat akan langsung bisa merasakan manfaatnya.

Diharapkan pada tahun 2018, DPRD Kota Padang dengan Pemko Padang bisa melanjutkan sinergisitas, komunikasi dan transparansi kinerja dengan baik. Elly menilai, kinerja kedua lembaga ini pada tahun 2017 sudah berjalan dengan baik.

Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah bersama Ketua DPRD Padang Elly Thrisyani dalam paripurna penutupan masa sidang ketiga buka masa sidang pertama. (baim)

Sementara Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah mengatakan, laporan hasil kerja DPRD selama masa sidang III itu ialah cerminan kinerja anggota dewan yang telah melaksanakan dan menyusun program kerja untuk percepatan pembangunan Kota Padang. Untuk sama-sama diketahui, masyarakat lebih memilih menyampaikan aspirasi pada wakil rakyat.

“Ini bukti mereka menaruh harapan besar. Jadi, harapan rakyat tersebut harus diperjuangkan,” ujarnya.

Menurutnya, laporan itu nantinya juga untuk evaluasi dan penyempurnaan pada masa sidang I tahun 2018, yakni Januari hingga April agar DPRD dapat lebih baik menjalankan tugasnya. “Hendaknya produk yang dihasilkan dapat menjadi solusi bagi permasalahan Kota Padang,” jelas Wali Kota Padang.

Pemko ke depannya akan memperhatikan aspirasi – aspirasi masyarakat Kota Padang yang telah disampaikan kepada anggota dewan pada dapil masing- masing melalui reses dewan. “Semoga hubungan harmonis kerjasama legislatif dan eksekutif yang baik akan lebih cepat membangun Kota Padang dalam segala bidang,” harap Wako. (baim/adv)

Sekwan Syahrul menyerahkan laporan kepada Ketua DPRD Padang Elly Thrisyanti. (baim)

Melda
By Melda Januari 8, 2018 19:20
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Tinggalkan Balasan