BPOM Musnahkan Obat dan Makanan Ilegal Senilai Rp1,8 M Lebih

Melda
By Melda August 11, 2017 16:12

BPOM Musnahkan Obat dan Makanan Ilegal Senilai Rp1,8 M Lebih

Kepala BPOM Penny Kusumastuti Lukito bersama jajarannya dan Sekda Kota Padang memusnahkan obat dan makanan ilegal hasil pengawasan BPOM Padang, Jumat (11/8) di Padang. (der)

Kepala BPOM Penny Kusumastuti Lukito bersama jajarannya dan Sekda Kota Padang memusnahkan obat dan makanan ilegal hasil pengawasan BPOM Padang, Jumat (11/8) di Padang. (der)

PADANG – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan pemusnahan obat dan makanan ilegal senilai lebih dari Rp1,8 miliyar di Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang, Jumat (11/8). Pemusnahan tersebut didahului dengan pembakaran secara simbolis oleh Kepala BPOM Penny Kusumastuti Lukito bersama Walikota Padang diwakili Sekda Asnel serta perwakilan lembaga terkait lainnya.

Kepala BPOM menyebut, produk yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil pengawasan BB POM di Padang. Produk tersebut terdiri dari 860 item jenis obat, 50 item pangan, 745 item kosmetik, 519 item obat tradisional serta barang bukti titipan Kejaksaan yang sudah berkekuatan hukum.

“Seluruh barang bukti yang dimusnahkan sudah mendapatkan ketetapan pemusnahan dari Pengadilan Negeri setempat,” kata Penny.

Dalam upaya pemberantasan peredaran produk ilegal tersebut, menurut Penny, BPOM bersama BB POM terus melakukan pengawasan secara komprehensif. Pengawasan meliputi ‘pre-market’ evaluation dan ‘past-market control’ secara rutin di seluruh Indonesia.

“Selain pengawasan, BPOM juga meningkatkan edukasi kepada masyarakat pelaku UMKM agar memperoleh izin edar (MD) dari BPOM,” ujarnya.

Sementara itu, Sekda Kota Padang Asnel mengatakan, Pemko Padang selaku memberikan dukungan terhadap BPOM dan BB POM dalam pengawasan dan pemberantasan penyalahgunaan obat dan keberadaan produk ilegal.

“Pemko Padang terus mendukung BPOM dan BBPOM dalam pengawasan dan pemberantasan (produk ilegal) di Padang,” kata Asnel.

Pada kesempatan itu, Kepala BB POM Padang Zulkifli  menyebutkan, sepanjang tahun 2016 telah dilakukan penindakan secara pro-justitia atas 24 perkara pelanggaran di bidang obat dan makanan melalui beberapakali operasi. Semua perkara tersebut terdiri atas 11 perkara terkait obat ilegal, 7 perkara terkait obat tradisional ilegal dan 5 perkara terkait kosmetik ilegal serta 1 perkara terkait pangan ilegal.

“Kita telah melakukan operasi dan penindakan. Dari 2016 ada 24 perkara terkait obat dan makanan ilegal,” tukasnya. (der)

Melda
By Melda August 11, 2017 16:12
Loading...
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*