Belum Lengkap, DPRD Sawahlunto Tunda Pembahasan Empat Ranperda

Febry Chaniago
By Febry Chaniago April 26, 2016 19:04

SAWAHLUNTO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sawahlunto menunda pembahasan empat Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda). Penundaan itu dilakukan karena bahan dari empat Ranperda tersebut dinilai belum lengkap dan belum mengakomodir beberapa materi. Pembahasan akan dilanjutkan jika bahan dan materi-materi yang diinginkan terakomodir.

Empat Ranperda yang ditunda pembahasan tersebut adalah Ranperda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Peraturan Zonasi Kawasan Bagian Wilayah Kota Lama, Ranperda RDTR dan Peraturan Zonasi Kawasan Bagian Wilayah Perkotaan Pusat Pemerintahan. Kemudian Ranperda RDTR dan Peraturan Zonasi Kawasan Bagian Wilayah Perkotaan Pusat Perkotaan Kecamatan Silungkang dan Ranperda RDTR dan Peraturan Zonasi Kawasan Bagian Wilayah Perkotaan Kecamatan Talawi.

“Saat pembahasan dalam sidang Panitia Khusus (Pansus), bahan kelengkapan ke empat Ranperda masih kurang sehingga diputuskan untuk ditunda pembahasannya,” Kata Ketua Pansus II DPRD Kota Sawahlunto Dasrial Ery usai sidang paripurna Internal, Selasa (26/4).

Kekurangan tersebut menurutnya antara lain rekomendasi Gubernur terkait beberapa bahan Ranperda yang perlu ditindaklanjuti serta korelasi dengan Rencana Tata Ruang Wilayah. Pansus menginginkan Perda ini tidak tumpang tindih, tidak sesuai aturan yang lebih tinggi sehingga ketika ditetapkan menjadi Perda tidak menimbulkan masalah.

Tertundanya pembahasan empat Ranperda tersebut diakui Wakil Ketua DPRD Kota Sawahlunto Weldison. Menurutnya, penundaan tersebut sudah disampaikan Pansus II dalam sidang paripurna internal.

“Apa yang disampaikan dalam sidang internal ini akan dibawa ke sidang paripurna pada Kamis (28/4) mendatang,” terangnya.

Ke empat Ranperda tersebut, katanya, adalah bagian dari 9 Ranperda yang dibahas Pansus II. Lima Ranperda lainnya adalah Ranperda Tentang Lembaga Pemberdayaan Masyarakat, Ranperda Tentang Perubahan atas Perda Nomor 9 tahun 2007 Tentang Kepengurusan dan Kepegawaian PDAM kota Sawahlunto.

Kemudian Ranperda Pemberian Air Susu Ibu (ASI) Ekslusif, Ranperda Perubahan kedua atas Peraturan Daerah Nomor 3 tahun 2012 Tentang Penyertaan Modal Pemerintah kepada PT Wahana Wisata Sawahlunto. (tumpak/f)

Febry Chaniago
By Febry Chaniago April 26, 2016 19:04
Loading...
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*