Belum Ada Tersangka dalam Kasus Mi Instan Daur Ulang

Febry Chaniago
By Febry Chaniago December 5, 2017 14:54

Kepala BBPOM Padang, Martin Suhendri bersama Wadir Resnarkoba Polda Sumbar AKBP Yulimar Tri Himawan, Selasa (5/12) memperlihatkan barang bukti mi instan kadaluarsa yang berhasil disita dari sebuah gudang di Jalan By Pass, Padang dalam penggerebekan pada Senin (4/12). (dio)

PADANG – Meski kasus mi instan kadaluarsa yang didaur ulang berhasil diungkap, namun Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Padang dan pihak kepolisian belum menetapkan tersangka. Kasus mi instan kadaluarsa daur ulang ini terungkap dari rekaman video yang akhirnya beredar viral di masyarakat.

Kepala BBPOM Padang, Sumatera Barat Martin Suhendri dikonfirmasi wartawan terkait tindaklanjut pengungkapan kasus mi instan kadaluarsa daur ulang tersebut, Selasa (5/12) mengaku masih melakukan pendalaman materi.

“Belum ada penetapan tersangka, kami masih melakukan pendalaman materi dan meminta keterangan saksi-saksi serta perlu melakukan gelar pekara,” katanya.

Senada, Wakil Direktur Narkoba Polda Sumatera Barat AKBP Yulmar Tri Himawan menyatakan, polisi juga masih memerlukan pendalaman terhadap kasus tersebut.

Seperti diberitakan kemarin, BBPOM Padang bersama aparat Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat menggerebek sebuah gudang milik PT PDR di Jalan By Pass Kota Padang, Senin (4/12). Dalam penggerebekan tersebut aparat menemukan sedikitnya 195 karung mi kuning dan mi instan yang diduga sudah kadaluarsa serta berbagai minuman ringan kemasan berbagai merek.

Dalam ekspose kepada wartawan, pihak BBPOM Padang dan Polda Sumbar memperlihatkan contoh-contoh dari mi instan kadaluarsa yang berhasil disita. Mi instan kadaluarsa tersebut dikemas ulang dalam dua betuk. Ada yang dimasukkan ke dalam karung untuk dijadikan pakan ternak dan ada pula yang dikemas ulang dengan bungkus baru.

Kasus ini terbongkar berawal dari rekaman video yang akhirnya menjadi viral di masyarakat. Video tersebut memperlihatkan proses pembongkaran dan pengemasan ulang (re-packing) mi instan kadaluarsa di sebuah gudang distributor. Berangkat dari beredarnya video tersebut, pihak kepolisian berkoordinasi dengan BBPOM untuk melakukan penggerebekan. (feb)

Febry Chaniago
By Febry Chaniago December 5, 2017 14:54
Loading...
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Loading...