Banjir Bandang Rendam Beberapa Desa di Pangandaran

Febry Chaniago
By Febry Chaniago Oktober 9, 2016 23:55

JAWA BARAT – Banjir bandang merendam sedikitnya dua kecamatan di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Minggu (9/10) sore sekitar pukul 17.00 Wib. Sedikitnya enam desa di Kecamatan Padaherang dan Kecamatan Kalipucang. Banjir terjadi akibat meluapnya beberapa sungai di enam desa tersebut dengan ketinggian air bervariasi.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan, lima desa di Kecamatan Padaherang yang terendam banjir adalah Desa Padaherang, Desa Sindangwangi, Desa Ciganjeng, Desa Karangpawitan dan Desa Pasirgeulis. Sedangkan di Kecamatan Kalipucang,  wilayah yang terendam banjir adalah Desa Tunggilis.

“Banjir bandang terjadi sekitar pukul 17.00 Wib di wilayah Kecamatan Padaherang dan Kecamatan Kalipucang,” kata Sutopo, Minggu malam.

Desa Padaherang, yang terendam banjir adalah di RT 11 RW 02 akibat meluapnya Sungai Cicaruy dengan ketinggian air sekitar 60 cm merendam 15 rumah. Di Desa Sindangwangi, kawasan yang terendam banjir adalah Dusun Kawarasan Blok Cimeog RT 09 RW 05 akibat meluapnya Sungai Cimeong dan merendam 20 rumah dengan ketinggian air sekitar 60 cm.

Di Desa Ciganjeng, wilayah yang terendam banjir adalah tiga dusun yaitu Dusun Cihideung, Dusun Babakan dan Dusun Pasar dengan ketinggian air mencapai 100 cm akibat meluapnya Sungai Jogjogan. Di Dusun Patinggen Desa Karangpawitan, rumah warga di dua blok yaitu Blok Pelning dan Blok Salegor terendam banjir dengan ketinggian air antara 50 sampai 60 cm akibat meluapnya Sungai Ciroyom dan Ciputara Haji.

Di Desa Pasirgeulis, terdata 30 rumah warga terendam banjir dengan ketinggian air sekitar 40 cm di Dusun Pengasinan. Banjir di wilayah itu disebabkan meluapnya Sungai Pengasinan.

Sementara di Kecamatan Kalipucang, wilayah terendam banjir adalah dua dusun di Desa Tunggilis yaitu Dunsun Cintamaju dan Dusun Sukamaju. banjir disebabkan meluapnya Sungai Tunggilis dan merendam rumah warga dengan ketinggian air antara 1 sampai 2 meter.

Selain itu, banjir juga merendam beberapa titik jalan raya dari arah Banjar menuju Pangandaran dan sebaliknya setinggi 60 cm sepanjang 150 m.
Akibat kejadian tersebut arus kendaraan sempat macet sepanjang 1 km.

“Banjir tersebut diakibatkan hujan cukup deras selama dua hari sehingga sungai yang ada tidak mampu menampung debit air sehingga meluap ke pemukiman warga,” lanjutnya.

Meski demikian, tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut. Namun warga sempat panik dan langsung mengungsi sambil menyelamatkan barang-barang berharga miliknya ke tempat yg lebih aman.

BPBD Pangandaran dan BPBD Provinsi Jawa Barat bersama unsur dari TNI, Polri, Tagana, PMI, Basarnas, SKPD, relawan dan masyarakat membantu penanganan banjir. BPBD saat ini sedang melakukan pengecekan dan pendataan di lapangan terhadap para korban. (feb/*).

Febry Chaniago
By Febry Chaniago Oktober 9, 2016 23:55
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*