ASN Padangpanjang Bisa Manfaatkan Aplikasi SiTAMPAN untuk Ketahui Tambahan Penghasilan

Melda
By Melda Februari 7, 2018 13:37

Related Articles

Bimbingan teknis serta pendampingan penggunaan awal pemanfaatan aplikasi SiTAMPAN di lingkungan Pemko Padangpanjang. (foto: humas)

PADANGPANJANG – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Padangpanjang dituntut untuk bekerja lebih giat. Sebab, sistem pemberian tunjangan yang selama ini dikenal dengan “tunjangan daerah” akan segera beralih menjadi “Tambahan Penghasilan Pegawai” (TPP).

Dengan begitu, setiap tambahan penghasilan ASN akan berkorelasi dengan pengukuran kinerja yang berorientasi pada peningkatan prestasi kerja serta pengembangan kompetensi pegawai. Hal itu juga merupakan tindak lanjut dari MoU Pemerintah Kota Padangpanjang bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI pada Mei 2017 lalu.

Dalam penerapan aplikasi SiTAMPAN, terdapat sejumlah indikator yang harus menjadi acuan oleh setiap ASN untuk dipenuhi setiap bulannya sehingga besaran TPP dimaksud bisa diraih. Adapun indikator tersebut di antaranya adalah kehadiran, sasaran kinerja pegawai, perilaku kerja, lembar kerja harian, ketersedian SOP, inovasi serta kreativitas dari ASN bersangkutan. Selanjutnya, untuk besaran TPP yang bisa diraih oleh ASN juga disusun berbeda, tergantung kepada pengelompokan jabatan atau eselonering, kondisi kerja serta kelangkaan profesi.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Padangpanjang, Marwilis, SH, MSi. Menurutnya, besaran atau nilai TPP yang diraih oleh masing-masing ASN akan tergantung pada capaian masing-masing individu pada setiap indikator yang telah dirumuskan pada Peraturan Walikota Padangpanjang tentang Tambahan Penghasilan Pegawai. Adapun untuk formulasi, saat ini untuk jabatan eselon II Kota Padangpanjang menerapkan formulasi kehadiran dan kinerja presentasenya seimbang, masing-masing sebesar lima puluh persen. Sedangkan untuk jabatan eselon tiga ke bawah hingga fungsional tertentu ditetapkan kehadiran sebesar tujuh puluh persen dan kinerja sebesar tiga puluh persen.

Menyikapi hal itu, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) telah membangun dan mengembangkan secara mandiri sebuah sistem informasi yang akan menjadi alat bantu penghitungan raihan TPP setiap bulannya berupa aplikasi online yang diberi nama “SiTAMPAN” (Sistem Informasi Tambahan Penghasilan ASN). Pada aplikasi itu, seluruh indikator penilaian pada sistem Tambahan Penghasilan Pegawai dituangkan secara detail dan menyeluruh.

Kepala Bidang e-goverment dan Teknologi Informasi Diskominfo Padangpanjang, Ario Dian Pratama, ST menyatakan, aplikasi itu dibangun dengan mengakomodir seluruh indikator penilaian dalam pemberian tambahan penghasilan pegawai sesuai garisan yang telah ditetapkan oleh semua regulasi yang mengatur tentang manajemen kepegawaian. Di samping itu, SiTAMPAN dikembangkan untuk membantu memudahkan ASN dalam menyampaikan perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan capaian pelaksanaan tugas masing-masing sesuai dengan indikator yang menjadi penilaian pada sistem Tambahan Penghasilan Pegawai.

“Insya Allah melalui aplikasi ini seluruh tahapan dalam pelaksanaan pekerjaan akan terdokumentasi dengan baik. Yang paling penting dan sederhana untuk dikerjakan serta sesuai dengan tuntutan zaman bisa diakses dari beragam perangkat, baik melalui komputer, laptop maupun smartphone, sehingga bisa diakses kapanpun dan dari manapun,” katanya.

Kasi Aplikasi dan Statistik Diskominfo Nidya Salmi, S. Si menambahkan, berdasarkan koordinasi Dinas Kominfo bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kota Padangpanjang aplikasi SiTAMPAN akan terus dikembangkan hingga nantinya akan menjadi sistem terintegrasi dan menjadi core (induk) data sistem informasi kepegawaian (Simpeg) Kota Padangpanjang.

Lebih lanjut, Kasi Layanan eGovernment Denni Richard, SS menyampaikan bahwa untuk memahami cara pemanfaatan aplikasi SiTAMPAN, saat ini telah dan tengah berlangsung bimbingan teknis serta pendampingan penggunaan awal terkait pemanfaatan aplikasi dimaksud bagi seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Padangpanjang. “Sosialisasi kami mulai sejak tanggal 23 Januari 2018. Kegiatan ini terus bergelombang setiap harinya, bahkan hingga hari libur. Mudah-mudahan pada tanggal 10 Februari mendatang, kurang lebih 2100 orang ASN aktif Pemko Padangpanjang telah selesai mengikuti bimbingan teknis aplikasi SiTAMPAN ini,” ujarnya. (ris/r)

Melda
By Melda Februari 7, 2018 13:37
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Loading...