Apesnya Mantan Caleg Ini, Tak Mampu Bayar Hutang Nyaris Diamuk Massa

Melda
By Melda October 5, 2016 22:22

AGAM – Mayunir (37), salah seorang mantan Calon Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Kabupaten Agam dikepung oleh massa, Selasa (4/10), sekitar pukul 13.00 WIB di Nagari Batu Kambing, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam. Yang bersangkutan dikepung massa lantaran diduga mempunyai banyak hutang dan belum membayarnya.

Mendapatkan laporan tersebut, Kepolisian Sektor (Polsek) Ampek Nagari langsung melakukan pengamanan terhadap Mayunir. Ia langsung dibawa ke Mapolsek Ampek Nagari guna menghindari dari amukan masa.

Kapolsek Ampek Nagari, Iptu Yusrizal kepada padangmedia.com, Rabu (5/10) di ruang kerjanya mengatakan, begitu mendapat laporan adanya keributan di Batu Kambing, pihaknya langsung terjun ke lapangan untuk mengamankan Mayunir dari amukan massa. Sepanjang perjalanan ke kantor Polsel, massa tetap mengerumuninya sambil mengeluarkan kata-kata caci maki terhadap Mayunir.

“Massa yang marah berdatangan ke Polsek Ampek Nagari dengan memaki-maki Mayunir ini,” katanya.

Ia menjelaskan, saat ini Mayunir sudah diamankan guna menjalankan proses lebih lanjut. Mayunir ini diduga memiliki hutang sekitar Rp204.750.000 kepada 5 orang. Kelimanya sudah membuat laporan ke Mapolsek Ampek Nagari terkait kasus penipuan.

Ia merinci, ke 5 orang yang melaporkan Maryunis tersebut yakni,  Khairani (69) warga Pasar Batu Kambing, Nagari Batu Kambing, dengan total hutang Maryunis sebanyak 5 emas gelang, Asmili Condri (36) Jorong Batu Kambing, Nagari Batu Kambing, uang tunai sebesar 15 Juta, Susi Ariani (40) warga Pasar Batu Kambing, uang tunai sebesar Rp50 juta, Gusrianti (42) warga Batu Kambing, uang tunai sebesr Rp40 juta dan 46 emas dan Janiar (85) warga Bawan Tuo, Nagari Bawan, total hutangnya sebanyak 30 emas dan uang tunai sebesar Rp4 juta.

“Beliau ini menjanjikan akan membayar hutang dalam waktu yang telah ditentukan, namun pada saat waktu yang ditentukan itu datang, diduga beliau ini mencoba menghindar dari orang-orang  yang menagih hutang itu,”ungkapnya.

Yusrizal menambahkan, hingga saat ini dikabarkan masih ada warga yang akan datang melapor ke Polsek Ampek Nagari untuk menuntut hutang terhadap Mayunir. “Kami masih melakukan proses terhadap  Mayunir, sambil menunggu laporan-laporan lain dari masyarakat,”tutup Yusrizal.

Sementara itu, Camat Ampek Nagari, M. Idrus, menuturkan, Mayunir merupakan warga Kecamatan Palembayan Kabupaten Agam, namun punya istri di Batu Kambing. dikabarkan, belum lama ini Mayunir bersama istrinya sudah pindah ke Kota Bukittinggi. (fajar)

Loading...
Melda
By Melda October 5, 2016 22:22
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Loading...