Anggota Fraksi Gerindra Angkat Bicara Soal Mosi tak Percaya pada Ketua DPC

Melda
By Melda Desember 17, 2015 17:43

Related Articles

PADANG – Beberapa kader Partai Gerindra di DPRD Padang angkat bicara menyikapi aksi mosi tak percaya terhadap Ketua DPC Gerindra Kota Padang, Afrizal BAC yang dilakukan puluhan massa yang mengaku dari delapan Pimpinan Anak Cabang(PAC) dua hari lalu. 

Emnu Azamri selaku anggota Fraksi Gerindra di DPRD Padang mengatakan, unjuk rasa yang dilakukan tidak semuanya pengurus atau kader dari partai. Ia menuding mereka adalah orang-orang yang tidak mengurusi partai, alias mereka yang tidak aktif. Namun anehnya, ia mengaku kalau para pelaku unjukrasa itu juga pernah turut hadir saat rapat jika digelar.

“Mereka memang ikut rapat kalau dihelat, akan tetapi mereka tidak pernah angkat bicara,” kata Emnu.

Menyikapi tuntutan yang dilakukan PAC tersebut, Emnu menyampaikan, dari beberapa tuntutan mereka itu tidak masuk akal. Seperti masalah keuangan yang tidak transparan. “Di mana letaknya, PAC yang melakukan aksi itu menilai yang bermasalah ada pada keuangan. Nah, tapi tiba-tiba yang dituntut adalah Ketua DPC. Seharusnya kan adalah bendahara dan itu adalah Erisman. Untuk diketahui, bendahara partai kan Erisman. Kenapa bukan dia yang dituntut mundur. Selain itu, ia juga tersangkut beberapa kasus, antara lain kasus amoral dan ijazah palsu yang selama ini tidak jelas penyelesaiannya,” ujar Emnu meluapkan unek-uneknya.

Anggota Fraksi Gerindra lainnya, Delma Putra berpandangan berbeda. Ia hanya menyarankan agar persoalan ini untuk dapat ditampung oleh DPD Partai Gerindra Sumbar. Sehingga, kisruh yang membuat jelek nama partai dapat terselamatkan. Selama ini, Partai Gerindra telah melekat di hati masyarakat Kota Padang, Sumatera Barat.

Baca juga  Transaksi Non Tunai, Cepat, Mudah dan Aman

“Kita berharap DPD dapat mengambil sikap tepat dan tegas,” ungkapnya.

Dewi Susanti, anggota fraksi Gerindra lainnya mengatakan, kader di fraksi telah berkoordinasi dengan DPC agar persoalan itu dapat selesaikan bersama DPD.  “Kami berharap konflik ini tidak berlarut-larut, dan tidak terjadi lagi,” ucapnya.

Sementara, Muzni Zen yang juga anggota fraksi Gerindra di DPRD Padang mengatakan, persoalan tersebut seharusnya diakomodir secara lisan dengan memanggil orang-orang tersebut terlebih dahulu. “Saya selaku penasehat sangat menyayangkan dengan terjadinya aksi tersebut. Karena, hal itu berdampak besar, yakni merusak citra partai Gerindra sendiri,” katanya.

Muzni menekankan, masalah seperti ini adalah tugasnya DPD Gerindra. Untuk itu, ia  meminta agar hal ini segera diselesaikan atau DPD mengakomodir persoalan tersebut agar tidak melebar yang akan bisa mengakibatkan perpecahan internal Partai.

Pernyataan dari anggota fraksi tersebut diamini oleh Ketua Fraksi Gerindra DPRD Padang, Elly Thrisyanti. Atas kejadian dan aksi mosi tak percaya yang telah dilakukan beberapa PAC itu, ia meminta agar DPD Gerindra secepatnya menyelesaikan hal ini dengan berkoordinasi dengan pusat (DPP) untuk mengambil langkah konkrit agar permasalahan ini tidak kian berlarut. (baim)

Melda
By Melda Desember 17, 2015 17:43
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Tuliskan komentar anda tentang ini