PADANGPANJANG - Siapa bilang kaum hawa tidak mampu melakukan hal-hal yang biasa dilakukan kaum adam. Telah banyak bukti sejarah tentang kedahsyatan kaum wanita yang ikut berjuang sehingga patut dihargai dan dikenang sebagai pembelajaran.
Ini pula yang ditunjukkan Srikandi Bersepeda Indonesia. Dalam
Menjadi perempuan nomor dua di Kota Padang tidak membuat Harneli Bahar atau yang lebih dikenal Ny.Neli Mahyeldi Ansharullah bisa santai di akhir pekan. Justru, katanya, Sabtu dan Minggu, menjadi dua hari paling sibuk dalam sepekan aktifitasnya.
“Ini saja dalam sehari ada 11 undangan yang harus
Getuk, penganan dari singkong yang merupakan makanan khas Jawa Tengah dan Jawa Timur, agak jarang dijumpai di pasar-pasar di Sumatera Barat. Tapi, di Pasar Sapan Kota Sawahlunto, getuk cukup mudah dijumpai.
Seorang penjualnya dikenal dengan panggilan Yuk Inan, 51. Sejak pagi, Yuk Inan sudah mulai menggelar
PADANG PARIAMAN - Sudah dua tahun belakangan, kaum perempuan di Nagari Batu Kalang, Kecamatan Padang Sago, Kabupaten Padang Pariaman giat melaksanakan julo-julo batanam atau arisan bertanam. Semacam perserikatan perempuan untuk mengatasi dampak kerentanan pangan. Mereka secara berkelompok melakukan
PADANG- Perempuan Sumatera Barat dinilai sudah saatnya memimpin di Sumatera Barat, terutama di ranah publik, baik jadi kepala daerah maupun jadi ketua DPRD. Hal itu disampaikan Ketua Kaukus Perempuan Politik Indonesia atau KPPI Sumbar Emma Yohanna.
Menurut Emma Yohanna, untuk berkiprah lebih banyak
PADANG - Tanpa mengecilkan arti penting seorang ayah, peran ibu jauh tidak kalah penting bagi setiap individu baik dalam kehidupan pribadi, keluarga dan masyrakat bahkan dalam berbangsa dan bernegara."Mari kita renungi kembali peran penting ibu bagi kita. Perjuangan seorang ibu bagi kita dalam kehidupan
Ibu manakah yang tak melindungi anaknya, tak memberikan kasih sayang, tak mencurahkan perhatian, tak risau jika terjadi sesuatu dengan anaknya ? Kalaupun harus dijawab, mungkin hanya ibu sakit jiwa yang menelantarkan anaknya setelah ia lahirkan ke dunia.Para ahli dari disiplin ilmu apapun di dunia, pasti
10 Agustus 2012 lalu, ia genap berusia 86 tahun. Tetapi faktor ketuaan tak menghalanginya untuk tetap bekerja, membina anak-anak perempuan yang berhasrat menjadi pintar dalam menjahit. Dengan tertatih-tatih dibantu tongkat menyangga kakinya, Hj. Rosma melangkah menuju ruang jahit. Disana,
Rumah sederhana di Jalan HOS Cokroaminoto no. 75 Padang itu beberapa hari belakangan tak pernah sepi. Meski terlihat dari luar tampak adem-adem saja, tetapi aktifitas orang keluar masuk, bergantian, seolah tak pernah berhenti. Pengunjung yang kebanyakan kaum ibu itu,
Ketika tanah untuk ladang di Matur Kabupaten Agam tidak menjanjikan lagi, banyak masyarakat petani yang tak bisa bertanam. Cabai yang biasanya banyak mendatangkan keuntungan, tak bisa diharapkan lagi. Lahan perladangan berubah tidak subur karena unsur haranya sudah habis oleh pupuk kimia dan bahan