Senin, 06/09/2010 21:32 WIB
Junaidi bin Jaaba
Tanah Rantau Mengubah Jalan Hidupnya
Tanah Rantau Mengubah Jalan Hidupnya
Jika diingatnya lagi, rasanya susah dipercaya kalau puluhan tahun silam, ia adalah seorang anak tama
...
RAPAT KONSULTASI PANSUS
Wako Akui Ada Pelanggaran dalam Pembangunan Kios Darurat
Senin, 08/02/2010 14:30 WIB
padangmedia.com - PADANG- Walikota Padang, Drs. H. Fauzi Bahar, M.Si., mengakui ada temuan BPK terkait pembangunan los dan kios darurat di Pasar Raya. Diantaranya jenis kayu yang digunakan bukan kayu biasa melainkan dari batang kelapa yang harganya lebih murah. Termasuk dalam penunjukkan langsung Satgas Batalyon Zeni Konstruksi 13 KL sebagai Pelaksana Pembangunan Kios dan Los Darurat Pasar Inpres Pasar Raya Padang.
Hal itu diungkapkan Fauzi saat konsultasi dengan Panitia Khusus (Pansus) relokasi pasar, terminal dan bantuan gempa 2007 DPRD Padang , Senin (8/2) di DPRD Padang. Namun Fauzi menekankan bahwa pelanggaran itu merupakan konsekwensi atas situasi tanggap darurat yang tengah dihadapi Pemko saat pembangunan kios itu.
Fauzi mencontohkan pengalaman di Aceh pasca gempa dan tsunami harga satu liter bensin mencapai Rp50 ribu. Begitupun dalam pembangunan kios, mencari lima tukang saja sulit waktu itu, begitupun dalam penyediaan kayu yang sengaja didatangkan dan dikawal tentara dari Pekanbaru. “Kalau dihitung dalam kondisi damai memang tidak ketemu,” ujarnya.
Jawaban Fauzi terkait pertanyaan Anggota Pansus, Yulisman, S.H., yang mengatakan Yon Zikon bukan badan hukum yang bisa melakukan kontrak dan perjanjian hukum. Menurut Fauzi, kontrak itu lebih kepada kontrak dia dengan pihak Yon Zikon, dan hal itu diperbolehkan, malah disuruh.
Sebenarnya Yon Zikon datang ke Padang untuk mengevakuasi dan membantu merobohkan bangunan, namun Fauzi melakukan terobosan lain dengan memanfaatkan para tentara itu untuk membangun pasar darurat. Hal itu terkait keterlambatan kedatangan KRI yang saat bersamaan bertugas di Irian Jaya.
“Jadi kedatangan mereka bukan untuk cari-cari proyek, tapi kita yang minta makanya tidak ada tender,” jelasnya. Terkait rencana pembangunan 1.300 los dan kios darurat lagi, Fauzi mengaku menunggu hasil rekomendasi Pansus.(fie)
Berita terkait
Komentar Anda
Komentar Anda
Berita lainnya
- PKPU Padang Antar Langsung 1.000 Paket Lebaran
- Harga Telur Ayam Ras Naik
- Layanan Kesehatan Tetap Beroperasi 24 Jam
- Diserbu Pengunjung, Toko Pakaian Buka Sampai Tengah Malam
- Petugas Kebersihan dapat Paket Lebaran dari Rumah Zakat
- Sawahlunto Pusatkan Shalat Idul Fitri di Lapangan Ombilin
- Alumni SMA IV Angkek Canduang Gelar Acara 'Taragak Basuo'







