Kirimkan Berita Anda - Citizen Journalism

BUKIKNAPA PUSAT KONVENSI DAN EKONOMI

Aia Pacah Kian Berpeluang jadi Ibukota Padang yang Baru

Jumat, 05/02/2010 09:43 WIB


padangmedia.com - PADANG - Kekhawatiran sejumlah kalangan jika pusat pemerintahan Kota Padang dipindah ke Aia Pacah ditepis Ketua Tim Ahli Badan Pelaksana Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BPRR) Kota Padang, Prof. Helmi dalam hearing dengan Panitia Kerja (Panja) DPRD Kota Padang, Kamis (4/2) di DPRD Padang.

“Persoalan jalur truk dan angkutan berat lainnya dapat dialihkan ke jalan pinggir pantai nantinya,” ujar Helmi. Begitupun pembangunan pergudangan di sepanjang By Pass mulai dibatasi, dan hanya pada lokasi tertentu.

Dari segi biaya, pembangunan pusat pemerintahan di Aia Pacah menelan biaya antara Rp74 miliar hingga Rp95 miliar. Sementara di Bukiknapa bisa menelan biaya lebih dari Rp120 miliar. Kedua lokasi sebenarnya sama mempunyai resiko, namun selama ini lebih banyak dilihat keunggulan yang dimiliki Aia Pacah, seperti akses yang tinggi, serta
resiko social yang lebih rendah.

Sementara lokasi Bukiknapa diusulkan Anggota Panja, Budiman, S.Ag. untuk segera dibebaskan Pemko Padang sehingga ada lahan yang dimiliki Pemko Padang ke depan. Jika tidak digunakan sebagai pusat pemerintahan ada pusat-pusat baru yang akan dibangun disana. Helmi mengatakan Bukiknapa bisa dijadikan pusat convention yang dilengkapi
dengan pembangunan hotel-hotel nantinya.

Dari segi waktu, Kepala Bappeda Kota Padang, Ir. Indra Catri, M.Si. mengatakan Aia Pacah cenderung lebih singkat. Pasalnya, April mendatang APBN-P sudah disahkan, dan untuk tahap awal ada dana Rp16 miliar untuk pembangunan pusat pemerintahan Padang. “Artinya ada
bangunan yang akan ditender pada April atau Mei,” imbuh Indra Catri.

Sementara Ketua Panja, Afrizal menyebutkan kalau kantor walikota pindah kecamatan itu namanya pindah ibukota. Sehingga DPRD akan mengesahkan nama daerah yang dijadikan pusat pemerintahan yang baru pada Rabu (10/2) mendatang. (fie)


Komentar Anda

Komentar Anda



Nama
Email
Lokasi
Komentar