Kirimkan Berita Anda - Citizen Journalism

MAKRO Pekanbaru Jamin Pasar Produk Pertanian Payakumbuh

Rabu, 20/01/2010 17:24 WIB


padangmedia.com - PAYAKUMBUH - Supermarket bertaraf internasional, Makro di Pekanbaru, memberikan peluang bagi petani Payakumbuh, memasarkan hasil pertanian mereka di supermarket itu. Sejak Jum’at (15/1), Makro sudah menampung berbagai hasil pertanian kota ini. Hingga tiga bulan ke depan, dalam masa uji coba sebelum diikat kontrak, sekali tiga hari, total 2 ton produk, diterima Makro.

Wakil Walikota Payakumbuh H. Syamsul Bahri didampingi Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Setdako Ir. H. Benny Warlis, MM, menginformasikan, Rabu (20/1),di Bukit Sibaluik, jaminan pasar seperti ini harus disambut positif oleh pemko, khususnya Dinas Pertanian Payakumbuh. “Dalam bulan ini juga, kita akan lakukan rapat koordinasi dengan dinas terkait, dalam rangka mengatur pola tanam semua jenis tanaman yang diminta,” ungkap wawako. Sedikitnya, Makro akan meminta 10 ton produksi pertanian hortikultura, beras, telur dan ikan, per hari.

Dikatakan Wawako, seluruh produksi tanaman hortikultura, seperti buncis, antimun, cabe, kacang panjang, terung, kemudian beras, telur dan ikan, pasca masa uji coba, akan banyak diminta oleh Makro. Malahan, perusahaan internasional yang sudah banyak dibuka di kota-kota besar Indonesia ini, bakal menyediakan outlet buat Payakumbuh, guna memasarkan seluruh hasil pertaniannya. Untuk itu, Makro meminta Payakumbuh menjamin kuantitas, kualitas dan kontinuitas produksi. "Persyaratan ini, sudah merupakan harga mati, dan harus dipenuhi," tambah Benny.

Menurut wawako, permintaan Makro tidak sulit dilaksanakan. Untuk itu, Dinas Pertanian dan Asisten II, diminta wawako, agar mengawasi seluruh sub terminal agribisnis (STA) yang ada di kota ini. Ke-6 STA yang ada, masing-masing di Kelurahan Talawi, Tanjung Anau, Koto Panjang Padang, Koto Baru Payobasung, dan di Padang Alai, harus menjadi satu kesatuan dalam menjamin produksi.

Di bagian lain, Wawako juga menegaskan, agar STA tidak boleh kesulitan dalam persoalan modal usaha. “Pemko akan bantu STA, jika terkendala dengan modal. Agar petani tidak lagi terjerat dengan permainan rentenir,” jelasnya.

Asisten II Benny Warlis, menambahkan, jaminan pasar di Makro, usaha Dinas Pertanian dalam membina petani dari hulu sampai ke hilir. Kesejahteraan petani bukan lagi slogan kosong, tapi akan terwujud secara nyata. Karena, Makro telah memutus mata rantai perdagangan hasil pertanian yang selama ini sangat berbelit. (pon).





Komentar Anda

Komentar Anda



Nama
Email
Lokasi
Komentar