Terbetik
- 69 Kuda akan Berpacu di Wisata Derby XKamis, 23 Mei 2013 07:55 wib
- PAUD PKPU Padang Wisuda 32 AnakKamis, 23 Mei 2013 07:51 wib
- Asli Chaidir Akan Bantu Alat Berat Untuk IrigasiRabu, 22 Mei 2013 23:54 wib
- Pengembalian Berkas Bacaleg Diperpanjang Hingga Malam ...Rabu, 22 Mei 2013 23:31 wib
- Parpol Serahkan Perbaikan Berkas Pencalonan DPR RIRabu, 22 Mei 2013 23:12 wib
- Kejurda Catur Tingkat Sumbar Dihelat di PasamanRabu, 22 Mei 2013 22:54 wib
-
Selain Nabila, Wisnu Mengaku Menghabisi Yanti
Bukittinggi – Tulang belulang manusia ditemukan sekitar 500 meter dari jalan raya dalam semak di daerah Banda Munggu, Jorong Gantiang, Nagari ... baca selengkapnya »
Komentar
Hazevi Atila Yazel
Festival Siti Nurbaya, Virus Positif Bangkitkan Gezah Budaya Urang Awak

"Festival Siti Nurbaya mesti dimaknai sebagai bentuk kepedulian masyarakat kota Padang terhadap budayanya sendiri. Apapun bentuk budaya itu, bila tidak dilakukan apresiasi melalui ajang festival dan pertunjukan seperti sekarang maka budaya itu akan ikut terdiam dan lama-lama memudar." Kalimat yang dilontarkan Aze, runner up II Uni kota Padang tahun 2012, merupakan tanggapan dara cantik ini terhadap alek yang dilaksanakan pemerintah kota Padang pada tanggal 5 hingga 11 Juni 2012 ini. Dengan lancar dan deras kata-kata meluncur dari mulutnya, tatkala padangmedia.com mengajaknya berbincang di teras Taman Budaya Sumatera Barat, di tengah berlangsungnya pembukaan Festival Siti Nurbaya "Sebagai generasi muda, apalagi kapasitas Aze sekarang sebagai salah satu Uni kota Padang tentunya kegiatan-kegiatan kebudayaan dan pariwisata sudah menjadi tugas Aze untuk ikut berpartisipasi,"ujarnya sambil menyeka butir keringat di wajah dengan tisu. Siang itu matahari memang terik, namun Uni yang bernama lengkap Hazevi Atila Yazel ini, tetap tampak bersemangat menjalankan beberapa tugas yang dibebankan kepadanya. Mulai dari menyambut para tamu kehormatan hingga beberapa tugas lain yang tidak kalah menguras energi juga. Apalagi Aze harus tetap terbalut dalam baju kurung basiba berwarna merah yang selalu harus ia kenakan dalam setiap acara,"Terbayang deh gerahnya," cetusnya sambil tertawa renyah. Ditanya mengenai harapan dan cita-citanya, Aze menjawab singkat, berharap ke depan lebih baik menjalani kehidupan dan cita-citanya menjadi dosen. Bungsu dari lima bersaudara ini berharap cepat menyelesaikan pendidikannya di Fakultas Teknik, program D3 Busana, Universitas Negeri Padang. "Saat ini masih di semester empat, Aze pengen buru-buru selesai dan melanjutkan S1 terus S2 dan kalau bisa S3,"ujarnya sembari membetulkan letak kembang yang menjadi penghias kerudungnya. Kepada generasi muda kota Padang Aze berpesan untuk tetap melestarikan budaya yang kita miliki karena budaya Padang atau Minangkabau adalah budaya luhur yang berlandaskan Adat Basandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah. "Dengan adanya Festival Siti Nurbaya ini, setidaknya akan menjadi virus positif guna membangkitkan gezah budaya urang awak,"pungkasnya.(der)





