Giliran Sungai Kajai Balai Baru Mendapat 20 Ribu Bibit Ikan

padangmedia.com , Jumat, 23 Desember 2011 00:00 wib
PADANG-Sebanyak 20 ribu bibit ikan nila dan mas disebar Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat Leonardy Harmainy di sungai Surau Kajai, Balai baru, Kecamatan Kuranji Kota Padang sebagai program pemberdayaan ekonomi amsyarakat. Bantuan ini merupakan bantuan stimulan dari Pemrov Sumbar bagi masyarakat untuk mendorong masyarakat menciptakan ekonomi produktif. ?Banyak kegiatan ekonomi produktif yang dapat meningkatkan kesejateraan masyarakat seperti beternak ikan misalnya. Tentunya bantuan ini nantinya akan dikelola oleh pemuda setempat untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,? kata Leonardy kepada wartawan, Kamis, (22/12). Leonardy Harmainy meminta kepada masyarakat akan memeliharanya sebaik mungkin sehingga bernilai ekonomis kepada para pemuda dan masyarakat pada umumnya. Seperti di Agam, misalnya, hasil panen ikan dipergunakan untuk pembangunan masjid. Sementara di Padang Pariaman mereka pergunakan untuk membangun kantor pemuda. ?Mudah-mudahan di Gunung Sarik ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk pemuda,? kata Leonardy Sementara itu, Kepala Seksi Konservasi dan Tata Ruang Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat Resi Suryani mengatakan, dari 20 ribu bibit ikan itu, 14 ribu ekor diantara ikan nila dan enam ribu ekor ikan mas. ?Pemberdayaan ekonomi masyarakat dalam bentuk pemberian bibit ikan itu adalah program rutin dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat,? kata Resi Suryani. Selain di lokasi tersebut, enam lokasi lain di Kota Padang sudah disebar yaitu dua titik Kecamatan pauh, dua titik di Kecamatan Koto Tangah dan di Alai serta di Andalas. Jumlah bibit ikan yang disebar di Kota Padang 88.200 ekor. Dari jumlah tersebut bibit ikan nila 50 ribu dan bibit ikan mas 38.200 ekor. Selam tahun 2011, bibit ikan yang disebar di seluruh kabupaten dan kota yang ada di Sumatera Barat 640 ribu ekor. Sementara tahun 2012 direncanakan akan disebar sebanyak 375 ribu ekor. (musfah)