Terbetik
- Dari Data C.1 Saksi, Pasangan Alis UnggulSabtu, 18 Mei 2013 23:37 wib
- Jadi Finish TdS Etape VI, Pessel BerbenahSabtu, 18 Mei 2013 21:52 wib
- Laksanakan Go Green, Jurusan Teknik Kimia UBH Hidupkan ...Sabtu, 18 Mei 2013 21:16 wib
- SMA 1 Padangpanjang Kalah 2:1 Lawan SMA 2 BukittinggiSabtu, 18 Mei 2013 20:34 wib
- SMP 4 Pdpanjang Menang Tipis 1:0 Atas SMP 1 KP. DalamSabtu, 18 Mei 2013 19:31 wib
- Harga Sayuran di Pasar Sawahlunto StabilSabtu, 18 Mei 2013 19:13 wib
-
Selain Nabila, Wisnu Mengaku Menghabisi Yanti
Bukittinggi – Tulang belulang manusia ditemukan sekitar 500 meter dari jalan raya dalam semak di daerah Banda Munggu, Jorong Gantiang, Nagari ... baca selengkapnya »
Komentar
Peluang Usaha Lebih Terbuka, Masih Ingin Menjadi PNS?
PADANG - Masih banyak yang berpikir kalau kesuksesan diukur dengan menjadi pegawai negeri atau bekerja di perusahaan yang bonafit dengan gaji besar.
"Tinggalkan paradigma itu. Karena, itu yang membuat bangsa ini terpaku, tidak maju-maju," cetus Rektor Unes-AAI Prof Dr H Andi Mustari Pide, Minggu (17/6) di kampusnya usai kuliah umum yang diisi oleh Aburizal Bakri, Ketua Umum Partai Golkar.
Banyak orang tua berpikir, lanjutnya, jika selesai sekolah terus bisa bekerja di perusahaan bonafit atau menjadi seorang pegawai negeri. Padahal, banyak peluang yang lebih cerah bagi generasi muda untuk menekuni kewirausahaan. Apalagi dengan adanya otonomi daerah sehingga peluang itu terbuka besar untuk bisa bergerak di bidang kewirausahaan.
"Janganlah hanya berpikir untuk menjadi pegawai negeri saja. Kita perlu berpikir bahwa potensi daerah kita sangat besar sehingga memberikan peluang yang besar pula," katanya kepada padangmedia.com.
Untuk itu, lanjutnya, perlu ditingkatkan pendidikan dan memberikan pencerahan tentang kewirausahan bagi generasi muda. Unes terus berusaha melakukan itu dengan mengundang tokoh-tokoh yang telah berhasil baik secara nasional maupun di tingkat lokal.
"Walaupun sebenarnya upaya ke arah itu dari dulu sudah ada. Namun, masih perlu kita tingkatkan agar generasi muda terus termotivasi, sehingga tidak berpikir hanya menjadi pegawai negeri saja atau menjadi pekerja saja. Mereka harus bisa menciptakan lapangan kerja sehingga dapat menekan angka pengangguran," pungkasnya. (der)





