Terbetik
- Mahasiswa Arsitektur UBH Belajar Tata Kota SawahluntoSelasa, 21 Mei 2013 19:02 wib
- Plakat WTN dan Bus Sekolah Diarak Keliling Kota SolokSelasa, 21 Mei 2013 18:25 wib
- Disdikpora Agam Terbitkan Edaran Untuk Atur Penerimaan ...Selasa, 21 Mei 2013 18:05 wib
- BAZ Agam Optimis Capai Pemasukan 10 M Tahun iniSelasa, 21 Mei 2013 17:36 wib
- Warga Keluhkan Biaya Pernikahan di Palembayan TinggiSelasa, 21 Mei 2013 16:48 wib
- Banyak SD di Rao Utara Kekurangan Ruang KelasSelasa, 21 Mei 2013 16:19 wib
-
Selain Nabila, Wisnu Mengaku Menghabisi Yanti
Bukittinggi – Tulang belulang manusia ditemukan sekitar 500 meter dari jalan raya dalam semak di daerah Banda Munggu, Jorong Gantiang, Nagari ... baca selengkapnya »
Komentar
Irwan Ajak Warga Tingkatkan Kepedulian pada Program Pemerintah
PADANG -Pelaksanaan Sholat Idhul Fitri 1433 Hijriyah di halaman kantor Gubernur Sumatera Barat berlangsung khidmat. Dihadiri jamaah dari jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kota Padang, serta ribuan warga.
Para jamaah tidak hanya memadati halaman kantor Gubernur, akan tetapi tumpah ruah hingga sepanjang jalan Sudirman. Bahkan parkir kendaraan tuplek hingga jalan Ujung gurun dan jalan KIS Mangun Sarkoro.
Bertindak selaku khatib Prof Dr Yanuar Kiram, Rektor Universitas Negeri Padang, serta imam Indrahadi. Dengan penyelenggara PHBI (Panitia Hari Besar Islam) kota Padang.
Dalam sambutannya Gubernur Irwan Prayitno mengajak menjaga keamanan, ketenteraman dan ketertiban. Saling menjalin silaturahmi guna meningkatkan persatuan dan kesatuan dalam mengisi kemerdekaan.
"Mari kita saling memaafkan dan menjaga silaturahmi serta meningkatkan persatuan dan kesatuan dalam mengisi kemerdekaan. Momen yang fitri ini kita manfaatkan untuk mengoreksi diri agar ke depannya kita bisa bekerja dengan meminimalisir kesalahan. Mengelola dengan optimal segala sumberdaya serta potensi yang kita miliki,"ajak Gubernur.
Disampaikan Gubernur, pada dua tahun masa jabatan gubernur dan wakil gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno dan Muslim Kasim, telah melaksanakan program-program pro rakyat. Diantaranya program pengentasan kemisikinan dan menekan angka pengangguran, serta program pro rakyat lainnya di bidang pertanian, peternakan, dan perkebunan.
"Untuk itu mari tingkatkan kepedulian dan partisipasi dalam setiap program pembanguan sebagai aplikasi kesalehan sosial dan tindak lajut dari hikmah puasa,"imbuh Irwan.
Sementara itu Walikota Padang Fauzi Bahar menyampaikan ajakan kepada seluruh warga kota Padang untuk ikut empati dan menggalang solidaritas terhadap sesama muslim yang sedang tertindas dan tengah dilanda musibah.
"Ketika musibah melanda kota Padang, bantuan datang dari mana-mana, perasaan gembira dirasakan oleh semua warga yang terkena musibah. Andai saja kita juga bisa meringankan saudara-saudara kita yang ada di Iran yang dilanda gempa atau muslim Myanmar yang mengalami ketertindasan,"ujar Fauzi.
Dalam kesempatan ini dilakukan penggalangan dana bagi pengungsi dari Myanmar yang saat ini memasuki wilayah Indonesia.
Sedangkan Prof DR Yanuar Kiram dalam khutbah Idhul Fitri ini mengusung tema "Pembebasan Roh dari Perbudakan Hawa Nafsu".
"Roh atau jiwa adalah hakikatnya manusia yang bersih suci saat ditiupkan oleh Allah SWT, namun karena bersinggungan dengan hawa nafsu maka godaan mulai mempengaruhi,"ulasnya.
Dikatakan, puasa merupakan latihan untuk meningkatkan sensitifitas jiwa dalam menangkis godaan hawa nafsu.
"Bila sensitifitas roh itu semakin peka maka dengan sendirinya akan terjadi perlawanan terhadap godaan hawa nafsu,"imbuhnya. (der)
Para jamaah tidak hanya memadati halaman kantor Gubernur, akan tetapi tumpah ruah hingga sepanjang jalan Sudirman. Bahkan parkir kendaraan tuplek hingga jalan Ujung gurun dan jalan KIS Mangun Sarkoro.
Bertindak selaku khatib Prof Dr Yanuar Kiram, Rektor Universitas Negeri Padang, serta imam Indrahadi. Dengan penyelenggara PHBI (Panitia Hari Besar Islam) kota Padang.
Dalam sambutannya Gubernur Irwan Prayitno mengajak menjaga keamanan, ketenteraman dan ketertiban. Saling menjalin silaturahmi guna meningkatkan persatuan dan kesatuan dalam mengisi kemerdekaan.
"Mari kita saling memaafkan dan menjaga silaturahmi serta meningkatkan persatuan dan kesatuan dalam mengisi kemerdekaan. Momen yang fitri ini kita manfaatkan untuk mengoreksi diri agar ke depannya kita bisa bekerja dengan meminimalisir kesalahan. Mengelola dengan optimal segala sumberdaya serta potensi yang kita miliki,"ajak Gubernur.
Disampaikan Gubernur, pada dua tahun masa jabatan gubernur dan wakil gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno dan Muslim Kasim, telah melaksanakan program-program pro rakyat. Diantaranya program pengentasan kemisikinan dan menekan angka pengangguran, serta program pro rakyat lainnya di bidang pertanian, peternakan, dan perkebunan.
"Untuk itu mari tingkatkan kepedulian dan partisipasi dalam setiap program pembanguan sebagai aplikasi kesalehan sosial dan tindak lajut dari hikmah puasa,"imbuh Irwan.
Sementara itu Walikota Padang Fauzi Bahar menyampaikan ajakan kepada seluruh warga kota Padang untuk ikut empati dan menggalang solidaritas terhadap sesama muslim yang sedang tertindas dan tengah dilanda musibah.
"Ketika musibah melanda kota Padang, bantuan datang dari mana-mana, perasaan gembira dirasakan oleh semua warga yang terkena musibah. Andai saja kita juga bisa meringankan saudara-saudara kita yang ada di Iran yang dilanda gempa atau muslim Myanmar yang mengalami ketertindasan,"ujar Fauzi.
Dalam kesempatan ini dilakukan penggalangan dana bagi pengungsi dari Myanmar yang saat ini memasuki wilayah Indonesia.
Sedangkan Prof DR Yanuar Kiram dalam khutbah Idhul Fitri ini mengusung tema "Pembebasan Roh dari Perbudakan Hawa Nafsu".
"Roh atau jiwa adalah hakikatnya manusia yang bersih suci saat ditiupkan oleh Allah SWT, namun karena bersinggungan dengan hawa nafsu maka godaan mulai mempengaruhi,"ulasnya.
Dikatakan, puasa merupakan latihan untuk meningkatkan sensitifitas jiwa dalam menangkis godaan hawa nafsu.
"Bila sensitifitas roh itu semakin peka maka dengan sendirinya akan terjadi perlawanan terhadap godaan hawa nafsu,"imbuhnya. (der)





