Pengguna Jalan Harap Waspada

Setidaknya 20 Titik Longsor di Jalan Nasional Sumbar

padangmedia.com , Jumat, 03 Agustus 2012 00:00 wib
PADANG- Bagi pengguna ruas jalan nasional dalam provinsi Sumatera Barat, terutama para pemudik, hendaklah berhati-hati melintasi jalan pada saat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1433 H. Pasalnya, terdapat sejumlah titik rawan longsor yang harus di waspadai. "Setidaknya terdapat 20 titik yang rawan longsor di jalur jalan nasional Sumbar. Untuk antisipasi guna kelancaran transportasi arus mudik nanti, pada titik-titik tertentu bakal disiagakan alat-alat berat,"kata Suprapto, Kepala Dinas Prasarana Jalan dan Tata Ruang Permukiman (Disprasjaltarkim) Sumbar, Jumat (2/8) di Padang. Pada H-7 atau sepekan jelang lebaran, lanjutnya, pengerahan alat berat ke titik rawan diusahakan sudah 'ready' dan akan standby hingga sepekan sesudah lebaran atau H+7. "Mengingat seringnya turun hujan pada rentang Juli dan Agustus ini maka penempatan alat-alat berat pada titik-titik yang riskan memang mesti dilakukan sejak sekarang," ujarnya. Menurut Suprapto, penempatan alat berat seperti eskavator dan traktor di tempat-tempat rawan longsor tentu sangat diperlukan guna menangani material longsor yang sekiranya menghalangi badan jalan. Lebih lanjut Suprapto menyebutkan, titik-titik longsor tersebut hampir terdapat di semua ruas jalan nasional yang melintasi kabupaten/kota di Sumbar. Seperti diantaranya, ruas jalan nasional Padang-Bengkulu (Teluk Kabung, Siguntur, Barung-barung Belantai, Bukik Biawak,Bukik Pulai, Tapan dan lain-lain). Kemudian jakur Padang-Lubuh Selasih, Kabupaten Solok dan Danau Kembar-Muaro Labuh. Sungai Lasi Solok-Muarokalaban Sawahlunto dan kawasan Tanjung Gadang Sijunjung, kawasan Lembah Anai. Rute Bukittinggi-Sipisang Palupuh Agam. Selain itu juga perlu diwaspadai, rute Sicincin Padang Pariaman-Malalak Agam yang merupakan jalur alternatif Padang-Bukittinggi, seterusnya Lubuk Basung-Maninjau, Matur-Palembayan Kabupaten Agam. "Untuk itu kepada pemudik dihimbau agar selalu waspada apabila sedang melintas saat hujan atau sesudah hujan,"himbaunya.(der)